Bupati Enrekang Serahkan 33 Alsintan Senilai Rp 527 Juta Untuk 36 Kelompok Tani

sebanyak 33 unit alat dan mesin pertanian (Alsintan) diberikan kepada 36 kelompok tani dan kelompok wanita tani (KWT) di Kabupaten Enrekang.

Bupati Enrekang Serahkan 33 Alsintan Senilai Rp 527 Juta Untuk 36 Kelompok Tani
Muh Azis Albar/Tribunenrekang.com
Bupati Enrekang, Muslimin Bando didampingi oleh Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Enrekang, Zubaeda Bando menyerahkan 33 unit alat dan mesin pertanian (Alsintan) diberikan kepada 36 kelompok tani dan kelompok wanita tani (KWT) di Kabupaten Enrekang. 

Laporan Wartawan TribunEnrekang.com Muh Azis Albar

TRIBUNENREKANG.COM, ENREKANG- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Enrekang meningkatkan produktivitas pertanian di desa.

Untuk itu, sebanyak 33 unit alat dan mesin pertanian (Alsintan) diberikan kepada 36 kelompok tani dan kelompok wanita tani (KWT) di Kabupaten Enrekang.

Para kelompok tani penerima bantuan Alsintan tersebut adalah perwakilan dari 112 desa yang tersebar di 12 kecamatan yang ada di Kabupaten Enrekang.

Baca: 2019, MUI Enrekang Bakal Dapat Anggaran Hibah Rp 100 Juta

Baca: Dilantik Sebagai Ketua MUI Enrekang, Amir Mustafa Bakal Tanamkan Nilai Islam di Bumi Massenrempulu

Bantuan Alsintan tersebut menghabiskan anggaran Rp 527 juta yang bersumber dari APBD 2018.

Bantuan diserahkan langsung oleh Bupati Enrekang, Muslimin Bando didampingi oleh Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Enrekang, Zubaeda Bando.

Menurut Muslimin Bando, bantuan Alsintan tersebut adalah upaya pemerintah dalam meningkatkan dan mendorong produktivitas lahan para petani.

"Sehingga ke depan produktivitas lahan pertanian kita makin meningkat dan penghasilan masyarakat di desa juga meningkat," kata Muslimin.

Sementara, Zubedah Bando, mengatakan bantuan Alat teknologi tepat guna (TTG) atau Alsintan tersebut diharapkan mampu membuat masyarakat desa bisa mandiri.

"Mayoritas penghasilan masyarakat kita di desa adalah pertanian, jadi dengan bantuan ini maka diharapkan mereka bisa memaksimalkan potensi lahan dan menjadi mandiri serta berinovasi," ujarnya. (*)

Penulis: Muh. Asiz Albar
Editor: Nurul Adha Islamiah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved