BPJS Ketenagakerjaan Gelar Lomba Menulis Khusus Jurnalis

Penyelenggaraan lomba sebagai bentuk apresiasi BPJS Ketenagakerjaan kepada media massa atas kerja sama dalam mendukung publikasi

BPJS Ketenagakerjaan Gelar Lomba Menulis Khusus Jurnalis
HANDOVER
ILUSTRASI: Memperingati Hari Perhubungan Nasional, BPJS Ketenagakerjaan hibahkan dua halte untuk masyarakat Kepulauan Selayar. Halte tersebut terletak di Kecamatan Benteng dan Kecamatan Bontoharu. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Nur Fajriani R

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - BPJS Ketenagakerjaan menggelar lomba menulis khusus jurnalis.

Penyelenggaraan lomba sebagai bentuk apresiasi BPJS Ketenagakerjaan kepada media massa atas kerja sama dalam mendukung publikasi program dan kegiatan serta aksi BPJS Ketenagakerjaan.

Mengusung tema “BPJS Ketenagakerjaan dalam Perlindungan Pekerja Berbagai Sektor Pekerjaan”. BPJS menawarkan tema lomba karya tulis yaitu:

1.BPJS Ketenagakerjaan untuk Perlindungan Jaminan Sosial dan Kesejahteraan Atlet.
2.BPJS Ketenagakerjaan untuk Perlindungan Jaminan Sosial dan Kesejahteraan Pekerja Migran Indonesia.
3.Bencana Perusahaan Daftar Sebagian Tenaga Kerja, Upah, dan Program.

Deputi Direktur Bidang Humas & Antar Lembaga BPJS Ketenagakerjaan. Irvansyah Utoh Banja mengatakan BPJS Ketenagakerjaan hadir dalam memberikan jaminan yang menjadi hak bagi setiap pekerja di Indonesia.

Dengan latar belakang profesi apapun, termasuk atlet dan Pekerja Migran Indonesia (PMI).

“Namun, tak banyak yang tahu bagaimana seorang atlet menjalani kehidupan keduanya ketika tak berada lagi di arena pertandingan,"

"Raihan medali yang tersusun rapi sebagai torehan yang mengharumkan nama Indonesia tak pula menjadi modal yang mumpuni untuk kehidupannya,” katanya.

BPJS Ketenagakerjaan berkomitmen penuh dalam dukungan dengan memberikan perlindungan atas risiko sosial yang terjadi dalam aktifitas sebagai atlet yang mengharumkan nama Indonesia dalam laga dunia maupun Pekerja Migran sebagai Pahlawan Devisa.

Diperlukan peranan semua pihak demi meningkatkan partisipasi di antaranya insan jurnalis. Bagi BPJS Ketenagakerjaan karya tulis yang baik dan sesuai dengan tema perlombaan tidak bisa didapatkan dengan singkat, membutuhkan waktu dan pemahaman substansi yang utuh.
Oleh karena itu butuh kesiapan dan penguasaan materi. Yang lebih dari cukup agar karya tulis yang dilombakan memiliki bobot dan kualitas yang sesuai dengan harapan BPJS Ketenagakerjaan.

Adapunp persyaratan antara lain:
1. Tulisan minimal 3.000 karakter
2. Belum pernah dilombakan
3. Bukan tulisan pariwara (advetorial).

Persyaratan khusus:
1. Kartu Pers
2. Bukti pemuatan tulisan di media

Selanjutnya tulisan diserahkan ke Bagian Humas & Antar Lembaga BPJS Ketenagakerjaan Lantai IV, Gedung Kantor BPJS Ketenagakerjaan Jl. Gatot Subroto No.79, Jakarta Selatan 12930, Telpon 021 5207797, Hp: 087788840971. Pengiriman file materi lomba ke:panitiabpjstkja2018@yahoo.com. Penyerahan berkas lomba sampai ke panitia paling lambat pada 3 Januari 2019.

Total hadiah yang diberikan kepada para pemenang sebesar Rp 82,5 juta. Adapun para juri pada lomba karya tulis ini adalah Direktur Umum dan SDM BPJS Ketenagakerjaan Naufal Mahfudz, Deputi Direktur Bidang Humas & Antar Lembaga BPJS Ketenagakerjaan Irvansyah Utoh Banja, Redaktur Senior LKBN Antara Erafzon Saptiyulda, dan Ridwan Max. Sijabat, Direktur Pusat Kajian Jaminan Sosial Nasional (PKJSN).

Penulis: Nur Fajriani R
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved