Prof NA Ajak Petani Sidrap Terlibat Ekspor Talas ke Jepang
Gubernur Sulawesi Selatan Prof Nurdin Abdullah menggagas ide baru untuk dunia pertanian di Sidrap.
Penulis: M haris syah | Editor: Waode Nurmin
Laporan Wartawan TribunSidrap.com, M Haris Syah
TRIBUNSIDRAP. COM, MARITENGNGAE -- Gubernur Sulawesi Selatan Prof Nurdin Abdullah menggagas ide baru untuk dunia pertanian di Sidrap.
NA ingin petani Sidrap budidayakan talas.
Baca: FOTO: Kondisi Tekini Proyek Pembangunan Jalan Tol Pettarani
Baca: TRIBUNWIKI: Anda Lagi Cari Throphy Atau Piala untuk Lomba? Coba Cek di 4 Lokasi Ini
Hal tersebut disampaikan NA disela pertemuannya dengan jajaran Pemkab dan tokoh masyarakat Sidrap, di Kantor Bupati Sidrap, Rabu (21/11/2018).
"Selama ini Sidrap dikenal sebagai lumbung beras dan penyangga pangan nasional. Nah kita bisa kembangkan lagi dengan membudidayakan talas jenis safira," jelas NA.
Talas jenis ini bisa ditanam pada saat kemarau. Sehingga petani semakin produktif. Selain itu juga baik dikonsumsi karena gizinya tinggi.
Apalagi talas safira bernilai ekonomis cukup lumayan. Pasalnya talas ini sangat digemari di Jepang, dengan kebutuhan 3 ribu ton setahun.
"Ini adalah peluang bagi petani Sidrap untuk ekspor talas," ujar mantan Bupati Banteng 2 periode ini.
Baca: TRIBUNWIKI: Anda Ingin Menikmati Es Krim di Kota Makassar! Coba di 7 Lokasi Ini
Baca: Tes CAT CPNS Luwu Timur Sudah Selesai, Segini Peserta Passing Grade
Di Bantaeng sendiri budidaya talas safira dengan Brand Talas Bantaeng (Bantaeng Satoimo) telah digagas NA sejak 2013 silam. Sebagai bupati kala itu, NA berhasrat merebut pasar Tiongkok yang mendominasi ekspor ke Jepang. (*)
Lebih dekat dengan Tribun Timur, subscribe channel YouTube kami:
Follow juga akun instagram official kami:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/pl-bupati-sidrap-dollah-mando.jpg)