UKM Sulsel

Awalnya Disajikan Sirup, Zainal dan Istri Sukses Bisnis Sirup Markisa, Omsetnya Rp 15 Juta Sebulan

Memanfaatkan rumahnya yang kosong, Zainal menghasilkan pundi-pundi rupiah lewat usahanya dan sekarang sudah mempekerjakan lebih dari 10 karyawan.

Awalnya Disajikan Sirup, Zainal dan Istri Sukses Bisnis Sirup Markisa, Omsetnya Rp 15 Juta Sebulan
hasan basri/tribun-timur.com
Zainal Abidin sukses merintis usaha Sirup Markisa hingga sekarang dan mampu menghasilkan omset hingga puluhan juta per bulan. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Hasan Basri

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Memiliki kemauan dan kerja keras jadi prinsip hidup Zainal Abidin, warga Jl Makkio Baji, Kelurahan Tidung, Kecamatan Rappocini, Makassar. Zainal Abidin dan istrinya Andi Halima Djoeddawi sukses merintis usaha Sirup Markisa hingga sekarang dan mampu menghasilkan omset hingga puluhan juta per bulan.

Usaha yang diberi nama Syrop Markisa Asli Makkio Baji yang beralamat di Jl Makkio Baji No 3 itu dirintis sejak 18 tahun silam, tepatnya tahun 2000. Memanfaatkan rumahnya yang kosong, Zainal menghasilkan pundi-pundi rupiah lewat usahanya dan sekarang sudah mempekerjakan lebih dari 10 karyawan.

Ide ayah empat anak ini dalam menjalankan bisnisnya berawal ketika istrinya bertandang ke rumah keluarganya dan disajikan sirup markisa. “Dari sana, istri belajar bagaimana cara mengolah buah Markisa menjadi sirup. Awalnya buat sirup untuk konsumsi sendiri. Kemudian menyajikan setiap ada tamu yang datang ke rumah,” tuturnya, Senin (19/11/2018).

Baca: Produksi Keripik Gurih, UKM Magfirah Raih Sertifikat LPPOM MUI

Baca: Pasarkan di Mal, Segini Harga Abon Telur Gurih Milik UKM di Tanralili

Karena buatan istrinya banyak digandrungi warga ,lewat mulut ke mulut banyak permintaan pesanan untuk dibuatkan. Alhamdulillah semua senang dan minta dibuatkan, bahkan sempat kewalahan melayani permintaan," lanjutnya.

Setelah yakin bahwa usaha yang dirintisnya mulai berkembang dan semakin banyak, Zainal memutuskan fokus mengembangkan bisnis. Ia memilih berhenti di tempat kerjanya di sebuah perusahan keluarganya pada 2011

"Waktu itu saya tidak menyangka tiba-tiba ada permintaan order pesanan 2.000 botol ukuran 1500 ml untuk parcel Hari Raya Idulfitri untuk dibagikan ke Pulau Barang Caddi dan 3.000 botol untuk kru Kapal Rumah Sakit TNI AL," katanya.

Dalam sebulan, ia meraup omset rata-rata Rp 15 juta per bulan. "Alhamdulillah bisa membiayai sekolah anak saya yang kuliah dan sekolah," ujarnya. Zainal menceritakan untuk pemasaran bisnisnya tidak terlalu butuh modal besar, ia hanya membutuhkan beberapa karyawan.

Serta manfaatkan relasi teman-teman dan keluarnya untuk menjadi pelanggan sekaligus membantu memasarkan bisnis tersebut dengan cara lewat mulut ke mulut. Ia juga aktif memasarkan sirupnya lewat media sosial, seperti facebook dan instagram.

Harga yang ditawarkan bervariatif, untuk satu dos besar isi dua 1000 ml senilai Rp 150 ribu, sedangkan satu dos kecil isi dua ukuran 500 ml dijual Rp 75 ribu.

Baca: Bersertifikat Halal, Produk Abon Telur di Maros Dipasarkan di Mal

Baca: Kopi Leluhur, Kopi Produk Rumahan Asal Makassar, Raih Omset Rp 60 Juta Per Bulan

Berinovasi

Menjadi orang sukses dalam berbisnis harus jeli melihat perkembangan. Di tengah persaingan sesama pendatang baru di bisnis Sirup Markisa, Zainal mengaku tidak pernah berhenti berinovasi.

Juga membangun kerja sama atau bermitra dengan perbankan dan perindustrian. "Agar bisa menjadi IKM yang naik kelas saya terus berinovasi, membuat Syrop Markisa Premium yang berkualitas tinggi dan membuat kemasan yang cantik dan menarik," katanya.

Keunggulan Syrop Markisa Makkio Baji tidak menggunakan pengawet, pewarna, dan pemanis buatan. Selain itu mendapat pengakuan dan telah memperoleh label atau Sertifikat Halal Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI) Sulsel sejak 2015.(*)

Data diri
Nama: Zainal Abidin
Lahir: Ujung Pandang, 9 Agustus 1962
Istri: Andi Halimah Djoefdawi
Anak: 4 orang

Penulis: Hasan Basri
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved