Dewan Penasihat IFC Ungkap Empat Trend Forecasting 2019/2020, Intip Yuk

IFC menggandeng Dewan Kerajinan Nasional (Dekranasda) Provinsi Sulawesi Selatan menggelar Seminar Trend Forecasting 2019/2020

Dewan Penasihat IFC Ungkap Empat Trend Forecasting 2019/2020, Intip Yuk
TRIBUN TIMUR/SUKMAWATI IBRAHIM
Dewan Penasihat IFC, Dina Midiani diajak foto bareng desainer lokal di Seminar Trend Forecasting 2019/2020 di Baruga Karaeng Pattingaloang, Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan, Sabtu (17/11/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Sukmawati Ibrahim

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR --Tren busana setiap tahun berbeda. Hal tersebut mengharuskan para perancang busana terus berkreasi mengikuti perkembangan zaman.

Hal tersebut menjadi salah satu alasan Indonesian Fashion Chamber (IFC) menggandeng Dewan Kerajinan Nasional (Dekranasda) Provinsi Sulawesi Selatan menggelar Seminar Trend Forecasting 2019/2020 di Baruga Karaeng Pattingaloang, Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan, Sabtu (17/11/2018).

Event ini bertujuan membuka wawasan desainer agar mereka memiliki gambaran mengenai tren fashion di masa mendatang.

350 peserta terdiri dari pemerhati fashion, desainer diajak untuk melihat apa yang akan tren ke depan khusus tahun 2019/2020, mulai pemilihan bahan, perpaduan warna dan lainnya.

Nah, pada kesempatan ini Dewan Penasihat IFC, Dina Midiani memaparkan empat trend forecasting 2019/2020.

Baca: Persib Siapkan Duet Maut NDouassel-Bouman untuk Gasak PSIS Semarang

Baca: Kabar Gembira Bagi Peserta Tak Lolos Passing Grade CPNS, BKN Akhirnya Pilih Sistem Rangking

Baca: Jadwal Live Siaran Langsung MotoGP 2018 Valencia, Catat Janji Valentino Rossi Berikut Ini

"Trend Forecastion 2019/2020 bertajuk Singularity, nah ada empat tema trend forecasting 2019/2020 ini yaitu Exuberant (merespon gaya, lucu, seru dan kutu buku), Neo Medival (romantisme abad pertengahan, gagah, romantik, maskulin), Svarga (gabungan gaya etnik) dan Kortex (teknologi gaya, ornamen cenderung berwarna lembut) yang memadukan tren global serta lokal pastinya," katanya pada tribun-timur.com, Sabtu (17/11/2018).

Dini melanjutkan, tahun 2019 mendatang akan fokus mengadopsi Artificial Intelligence (AI).

"Yah untuk tahun depan tren busana itu warna-warna ceria, kemeja kotak-kotak kembali ngetren serta baju-baju terinspirasi dari Asia dan orental. Selain itu warna-warna tanah sama sentuhan etnik dari lokal masing daerah-daerah pastinya," tuturnya.

Seperti kita ketahui bersama, IFC merupakan salah satu asosuasi besar di Indonesia yang hadir untuk mewadahi desainer, pemerhati fashion untuk berperan memajukan industri fashion. 

Lebih dekat dengan Tribun Timur, subscribe channel YouTube kami:

Follow juga akun instagram official kami: 

11
Penulis: Sukmawati Ibrahim
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved