OPINI

International Pathology Day, Mengenal Lebih Dekat Patologi Anatomi

Ditulis Dr. Cahyono Kaelan, Ph.D.,Sp.PA(K), Spesialis Ahli Patologi Anatomi dan Ketua IAPI Cabang Makassar

International Pathology Day, Mengenal Lebih Dekat Patologi Anatomi
IAPI Cabang Makassar
Dr. Cahyono Kaelan, Ph.D.,Sp.PA(K) 

Oleh: Dr. Cahyono Kaelan, Ph.D.,Sp.PA (K)
Spesialis Ahli Patologi Anatomi - Ketua IAPI Cabang Makassar

Patologi anatomi (PA) berasal dari kata Pathos dan logos yakni ilmu tentang penyakit. Anatomi organ manusia. Jadi patologi anatomi (PA) adalah ilmu yang mempelajari kelainan / penyakit dalam bentuk makro organ, jaringan, selular sitologi maupun tingkat subselular yang lazim disebut molekular patologi.

International Pathology Day jatuh setiap 15 November. Awalnya dijadikan hari patologi sedunia tahun 2014 oleh beberapa perhimpunan patologi di dunia dan laboratory medicine.

Tujuannya untuk memperkenalkan kepada masyarakat dunia tentang kontribusi dan peran penting dari seorang pathologist dan layanan laboratorium patologi anatomi terhadap prevention, early detection, diagnosis dan treatment of many of the leading causes of diseases.

Peringatan tahun 2018 mengambil tema “Saving lives one slide at a time “ artinya dengan satu slaid sediaan yang kecil dapat menyelamatkan pasien.

Pemeriksaan PA
Selain keluarga pasien yang membawa organ hasil operasi atau pasien periksakan diri untuk biopsi ke sentra diagnostik patologi anatomi.

Tidak banyak orang yang memahami secara jelas tentang apa itu pemeriksaan patologi anatomi (PA), meskipun sering mendengan kata patologi yaitu patologi klinik.

Baca: Disaksikan Anaknya, IRT di Takalar Gorok Leher Sendiri, Tewas

Sama kata patologi, namun perbedaannya pemeriksaannya terletak pada spesimennya atau sumber bahan yang diperiksa dan metode serta untuk pemeriksaan apa.

Kalau patologi klinik memeriksa kelainan kadar zat yang terdapat dalam cairan tubuh, cairan darah, urine, cairan otak.

Juga untuk pemeriksaan darah rutin, darah tepi dan sumsum tulang, kadar kolesterol, asam urat dan kadang pemeriksaan baketriologi pada diri seorang yang sakit yang hasilnya dikonfirmasikan dengan nilai baku standar, sehingga diketahui apakah normal, kurang atau meningkat.

Pemeriksaan PA lebih ke arah bentuk kelainan struktural dan morfologik dari jaringan atau sel sel tersebut yang berubah atau rusak apakah terkena peradangan, infeksi, atau pun keganasan/ tumor jinak atau ganas.

Halaman
1234
Editor: Jumadi Mappanganro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved