Apa Itu Black Out? Ini Penyebab Listrik Sulsel Padam, Kapan Pemadaman Berakhir?

Apa Itu Black Out? Ini Penyebab Listrik Sulsel Padam, Kapan Pemadaman Berakhir?

Apa Itu Black Out? Ini Penyebab Listrik Sulsel Padam, Kapan Pemadaman Berakhir?
Tribunnews
ilustrasi black out listrik padam 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Apa itu black out? Terkait black out system atau padam total pada jaringan kelistrikan Sulsel, Manager Unit Induk Wilayah (UIW) PT PLN Sulselrabar, Bambang Yusuf, menjelaskannya.

Seperti diketahui black out di jaringan Sulawesi Bagian Selatan (Sulbagsel) terjadi Kamis (15/11/2018) mulai pukul 15.21 wita. Lantas kapan pemadaman ini berakhir?

Penyebab listrik Sulsel padam diperkirakan karena gangguan pada ruas penghantar transmisi Makale-Palopo.

Hal itu merujuk informasi dari PLN Pembangkit dan Penyalur (Kitlur) Sulawesi Bagian Selatan (Sulbagsel), p

“Saat kejadian memang kondisi hujan lebat, namun demikian tetap diinvestigasi lebih lanjut,” katanya, Kamis (15/11/2018) malam.

Apakah transmisi tersebut terkena petir saat hujan lebat? Bambang tidak menjawabnya. Ia bersama PLN Kitlur terus berusaha dan berdoa agar padam total ini bisa berakhir.

“Terkait apakah ini selesai 100 persen hari ini, kita berharap demikian. Namun tergantung sikon (situasi dan kondisi di sana)," ujarnya.

Listrik padam di ibu kota Kabupaten Luwu, Kota Belopa, Jl Topoka, Kelurahan Tanamanai, Kecamatan Belopa.
Listrik padam di ibu kota Kabupaten Luwu, Kota Belopa, Jl Topoka, Kelurahan Tanamanai, Kecamatan Belopa. (desy/tribunluwu.com)

Apa Itu Blackout System? Dilansir dari berbagai sumber, pada operasi dan perencanaan sistem tenaga, kestabilan tegangan menjadi salah satu isu utama karena hal ini sangat berkaitan erat dengan masalah keandalan dan keamanan sistem.

Kestabilan tegangan adalah kemampuan sistem tenaga untuk menjaga kondisi tegangan di setiap bus pada suatu nilai yang dapat diterimadalam kondisi operasi normal dan setelah gangguan.

Jika terjadi ketidakstabilantegangan maka dapat memicu terjadinya keruntuhan/ penurunan tegangan ( Voltage Collapse) yang berakibat pemadaman total (Black Out).

Kestabilan sistem tenaga listrik harus dipertahankan dan dijaga untuk menjamin keberadaan dan menghindarkan terjadinya padam total (blackout) pada suatu sistem tenaga listrik.

Memastikan kecepatan kerja sistem proteksi untuk melokalisir gangguan dan skema pelepasan beban oleh under frequency relay merupakan cara yang umum digunakan oleh pengelola sistem PLN untuk menghindari terjadinya ketidakstabilan sistemnya.

Namun demikian masih dibutuhkan proteksi lain yang digunakan khusus untuk mengamankan sistem maupun peralatan (misalnya generator) bila ketidakstabilan sistem muncul sebagai akibat dari lemahnya sistem tersebut atau mala kerja sistem proteksi, yaitu dengan penggunaan out-of-step relay.(*)

Penulis: Muhammad Fadly Ali
Editor: Aqsa Riyandi Pananrang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved