Wabup Tak Percaya Angka Kematian Bayi Bulukumba Tertinggi Kedua di Sulsel

Setahu Tomy, pihaknya telah mendorong peran pokja KIA agar memonitoring terkait dengan kesehatan ibu dan anak.

Wabup Tak Percaya Angka Kematian Bayi Bulukumba Tertinggi Kedua di Sulsel
firki arisandi/tribunbulukumba.com
Wakil Bupati (Wabup) Bulukumba, Tomy Satria Yulianto 

Laporan Wartawan TribunBulukumba.com, Firki Arisandi

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Wakil Bupati Bulukumba, Tomy Satria Yulianto, meminta Dinas Kesehatan (Dinkes) Bulukumba untuk mengklarifikasi data Dinkes Provinsi Sulsel yang menempatkan Bulukumba pada posisi kedua Angka Kematian Bayi (AKB) tertinggi di Sulsel.

"Wah, sepertinya data itu perlu di cek kembali. Jika saya mendengar laporan dari pokja KIA di Bulukumba, angkanya tidak sebesar itu," kata Tomy, Senin (12/11/2018).

Setahu Tomy, pihaknya telah mendorong peran pokja KIA agar memonitoring terkait dengan kesehatan ibu dan anak.

Pihaknya juga sudah menempatkan satu perawat dan satu bidan di masing-masing desa dalam rangka memastikan agar ibu hamil dapat dipantau dan diajak memeriksakan kesehatan kandungannya secara reguler.

"Kita sudah meminta rumah sakit menyiapkan stok darah untuk proses transfusi ketika ada ibu melahirkan butuh darah. Kita juga sudah ada perda yg mengajak masyarakat untuk melahirkan disarana prasarana kesehatan," jelas Tomy.

Kepala Seksi (Kasi) Kesehatan Keluarga dan Gizi Dinkes Bulukumba, Rukiah, membenarkan informasi yang diterima oleh Wabup berkacamata itu.

Namun, kata Rukiah, data yang diterima oleh Tomy, yakni data hingga bulan Juli 2018 saja, sementara rekap Dinkes Provinsi hingga September 2018.

"Pak Tomy benar juga, cuman itu data hingga bulan Juli. Kalau untuk September sudah sesuai rekap dari Dinkes Sulsel," ujar Rukiah.

Sekadar diketahui, berdasarkan rekap Dinkes Provinsi Sulsel dari Januari-September 2018, jumlah kematian bayi di Butta Panrita Lopi, julukan Bulukumba mencapai 61 jiwa.

Angka tersebut mencatatkan Bulukumba sebagai kabupaten dengan AKB tertinggi kedua di Sulsel, dibawah Kabupaten Jeneponto dengan jumlah AKB sebanyak 87 jiwa.

Penulis: Firki Arisandi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved