Mendengar Rapat Paripurna Tertunda Karena NA Tak Hadir, Begini Reaksi Wagub Sulsel

Menurutnya agenda soal Nota Keuangan dan Ranperda ini adalah agenda strategis, sehingga Sudirman menyerahkan sepenuhnya ke Gubernur Sulsel.

Laporan Wartawan Tribun-Timur, Saldy

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Wakil Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Andi Sudirman Sulaiman mengaku tidak tahu menahu mengenai tertundanya agenda rapat paripurna antara Pemerintah Provinsi Sulsel dengan DPRD Sulsel, di Kantor DPRD Sulsel, Senin (12//11/2018).

Rapat paripurna membahas tentang Penandatanganan Nota Kesepakatan Antara Pemerintah Provinsi Sulsel dengan DPRD Provinsi Sulsel Tentang Draf Rancangan Awal RPJMD Provinsi Sulsel tahun 2018-2023 dan Penjelasan Gubernur Terhadap Nota Keuangan Dan Ranperda Tentang APBD Provinsi Sulsel Tahun Anggaran 2019.

"Saya tidak tahu soal itu. Saya belum ketemu dengan Pak Gub," ujar Andi Sudirman, ditemui di Kantor Gubernur Sulsel, Jl Urip Sumohardjo, Kota Makassar, Senin (12/11/2018).

Menurutnya agenda soal Nota Keuangan dan Ranperda ini adalah agenda strategis, sehingga Sudirman menyerahkan sepenuhnya ke Gubernur Sulsel.

"Sebaiknya Pak Gub-lah. Strategis memang harus Pak Gub. Intinya kita tunggu Pak Gub," katanya, sembari sebut dirinya kurang fit beberapa hari ini, sehingga belum dapat info terkini.

Informasi yang diterima tribun-timur.com, melalui DPRD Sulsel, rapat paripurna batal digelar karena Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan DPRD Sulsel tidak sepakat dalam Kebijakan Umum Anggaran-Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS).

Sementara itu, Penjabat Sekda Sulsel Ashari F Radjamilo belum memberikan keterangan atas tertundanya agenda rapat paripurna di DPRD Sulsel. (*)

Lebih dekat dengan Tribun Timur, subscribe channel YouTube kami:

Follow juga akun instagram official kami:

Penulis: Saldy
Editor: Arif Fuddin Usman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved