Angka Kematian Ibu Melahirkan Tinggi, Ini Kata Kadis Kesehatan Gowa

Pemkab Gowa mencatat ada 13 ibu melahirkan harus meninggal dunia sejak Januari hingga September 2018

Angka Kematian Ibu Melahirkan Tinggi, Ini Kata Kadis Kesehatan Gowa
ari Maryadi/ tribun timur
Kadis Kesehatan Gowa 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Ari Maryadi

TRIBUNTIMUR.COM, GOWA - 13 ibu melahirkan meninggal dunia sepanjang Januari hingga September 2018 di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

Jumlah itu menjadikan Gowa sebagai daerah dengan angka kematian tertinggi di Sulsel.

Baca: Kesbangpol Palopo Luncurkan Program Halo Kesbang

Baca: TRIBUNWIKI: Mamuju Terdiri dari 11 Kecamatan, 13 Kelurahan, dan 88 Desa, Ini Nama dan Pembagiannya

Kepala Dinas Kesehatan Gowa, dr. Hasanuddin, mengatakan, selama ini pihaknya telah berupaya melakukan pembinaan kesehatan untuk menekan angka kematian di Gowa.

Menurutnya, Dinas Kesehatan Gowa telah melakukan scanning terhadap bidan-bidan Gowa.

"Kami lakukan pembinaan ke bawah, terutama kepada bidan desa untuk melakukan scanning pada ibu hamil," kata Hasanuddin, Senin (12/11/2018).

Akan tetapi, lanjut Hasanuddin, kebanyakan ibu melahirkan memiliki kondisi kesehatan yang tidak baik sejak melahirkan. Seperti adanya, penyakit yang diderita oleh pasien.

"Jadi itu yang banyak meninggal di luar rumah sakit karena memang punya penyakit dan tidak bisa ditangani di puskesmas," sambung Hasanuddin.

"Jadi ibu melahirkan yang meninggal itu punya penyakit antara lain jantung, tipes, Hepatitis, HIV, TB, meningitis," tambahnya.

Hasanuddin juga menanggapi mengenai Kabupaten Gowa yang berada di peringkat pertama jumlah angka kematian Ibu melahirkan.

Halaman
12
Penulis: Ari Maryadi
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved