Tabungan Emas Pegadaian 'Goda' Mahasiswa Makassar

Langkah ini disebut sebagai cara untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat terhadap Pegadaian

Tabungan Emas Pegadaian 'Goda' Mahasiswa Makassar
sanovra/tribuntimur.com
Pemimpin Wilayah VI Makassar PT Pegadaian (Persero), Benzani (kiri) menjadi salah satu pembicara dalam talkshow Gebyar UKM (usaha kecil menengah) "UKM Jaman Now" yang berlangsung di Ruang Pola, kantor Gubernur Sulsel Jl Urip Sumohardjo, Makassar, Selasa (23/10). Selain Benzani turut hadir sebagai narasumber dari pihak Pertamina yang diwakili oleh Denny Saputra. Kepala Dinas Koperasi Dan UKM Prov Sulsel Abdul malik Faisal dan Pihak BNI Nurlina Mappaosong. Pameran yang diselenggarakan Markplus INC dan ICSB ( International Council For Small Busines bekerjasama Dinas Koperasi Sulsel ini diikuti 437 UKM yang berasal dari kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Muhammad Fadhly Ali

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - PT Pegadaian (Persero) memperluas penetrasi di segmen milenial. Salah satunya dengan "menggoda" mahasiswa.

Marketing Eksekutif Pegadaian Kanwil VI Makassar, Gunawan HB yang menanungi Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, dan Maluku belum lama ini menuturkan, Pegadaian aktif mendukung kegiatan kaum milenial.

Langkah ini disebut sebagai cara untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat terhadap Pegadaian. Bahkan teranyar, Pegadaian Kanwil VI Makassar melakukan branding di Kampus STIM Nitro. Satu kelas di STIM Nitro adalah branding untuk Pegadaian.

“Selanjutnya, Pegadaian akan aktif memberi kuliah umum, edukasi mahasiswa investasi masa depan melalui tabungan emas,” kata Gunawan.

Baca: Jelang Pemilu, DPT Bantimurung Maros Bertambah

Baca: Phinisi Hospitality Indonesia Ajak Masyarakat Gemar Berolahraga

Baca: Ini Jadwal Pekan ke-31, PSM Ditantang Persija, Persib Tandang ke Markas PSIS

Sebelumnya, Pemimpin Wilayah Kantor Pegadaian Wilayah VI Makassar, Benzani mengemukakan, tabungan emas Pegadaian menjadi pilihan investasi yang menarik bagi masyarakat. Harga emas tidak tergerus inflasi sehingga cocok untuk mengamankan nilai aset.

Sejauh ini, produk tersebut semakin dimintai masyarakat. Hingga Agustus 2018 jumlah tambahan penabung emas perseroan mencapai 7.000 nasabah.

"Sementara pertumbuhan tabungan emas naik double digit," kata Benzani.

Salah satu pengembangan tabungan emas, kata Benzani, yakni melalui kerja sama Perseroan dengan BNI. Melalui sistem auto debet dari tabungan di BNI, nasabah perseroan bisa menabung emas secara otomatis setiap bulan.

"Jadi nga perlu repot harus datang ke kantor Pegadaian. Cukup buka rekening BNI saja. Nanti tabungan akan terpotong otomatis," jelas Benzani. (*)

Penulis: Muhammad Fadhly Ali
Editor: Nurul Adha Islamiah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved