Hari Pahlawan 2018

Peringati Hari Pahlawan, Warga Binaan Rutan Kelas 1 Makassar Gelar Lomba Baca Puisi

Kegiatan dilaksanakan secara serentak di Lapas dan Rutan seluruh Indonesia yang dipusatkan di Lapas Pemuda Tangerang, Sabtu (10/11/2018) kemarin.

Laporan wartawan Tribun Timur Hasan Basri

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR '- Lembaga Rumah Tahanan (Rutan) Kelas 1 Makassar gelar "The Gathering of Heroes" dalam rangka memperingati hari Pahlawan 10 November 2018.

Kegiatan dilaksanakan secara serentak di Lapas dan Rutan seluruh Indonesia yang dipusatkan di Lapas Pemuda Tangerang, Sabtu (10/11/2018) kemarin.

Di Rutan Kelas I Makassar, bertempat di lapangan olahraga kegiatan ini dimeriahkan dengan diselenggarakannya perlombaan untuk Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) antar blok hunian.

Pomba yang diikuti seperti membaca puisi, lomba vocal group dan lomba busana dengan tema kepahlawanan.

Baca: Prediksi Susunan Pemain Manchester City vs Manchester United Hari, Jadwal, Skor, Siapa Perkasa?

Baca: Tiga Menteri Hadiri Akad Nikah Keponakan Wapres JK

Baca: Ahok Dikenal Garang, Diungkap Adik Inilah Kali Terakhir Dia Nangis, Bahas Berburu Harimau

Menurut Kepala Rutan Kelas I Makassar, Mujiarto dalam rilisnya kgiatan ini selain untuk menyemarakkan peringatan Hari Pahlawan, sekaligus juga dapat menanamkan menumpuk rasa Patriotisme cinta tanah air dan rasa penghormatan yang sebesar-besarnya kepada para pahlawan.

Kegiatan dimulai dengan penampilan warga binaan yaitu tarian "Alosi Ripolo Dua" yang dilanjutkan dengan pembacaan doa dan menyanyikan lagu-lagu kebangsaan mulai dari Indonesia Raya, Bangun Pemuda Pemudi, Maju Tak Gentar.

Serta sorak-sorak bergembira dan Bagimu Negeri dinyanyikan bersama dengan suara lantang dan penuh semangat oleh seluruh warga binaan dan petugas.

Tak hanya sampai disitu, peringatan Hari Pahlawan di Rutan Kelas I Makassar ini juga semakin semarak dengan penampilan warga binaan blok perempuan, yakni blok H "Emmy Saelan" dalam drama kolosal perjuangan para pahlawan dalam memperjuangkan kemerdekaan Republik Indonesia.

Dengan totalitas dan peralatan sederhana penampilan tersebut mampu menyentuh hati penonton, dapat membayangkan betapa semangatnya para pahlawan dalam memperjuangkan kemerdekaan dengan memegang teguh prinsip harus merdeka.

Halaman
Penulis: Hasan Basri
Editor: Nurul Adha Islamiah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved