Jadi Inspektur Upacara Hari Pahlawan 2018, Nurdin Abdullah Tekankan Nilai-nilai Kepahlawanan

Menurutnya nilai kepahlawan tidak bersifat statis namun dinamis. Bisa menguatkan bahkan bisa melemahkan.

Jadi Inspektur Upacara Hari Pahlawan 2018, Nurdin Abdullah Tekankan Nilai-nilai Kepahlawanan
dok humas pemprov sulsel
Gubernur Sulawesi Selatan, Prof HM Nurdin Abdullah saat tabur bunga pada peringatan Hari Pahlawan Nasional, di Taman Makam Pahlawan (TMP) Panaikang, Panakkukang, Makassar, Sabtu (10/11/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Saldy

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Gubernur Sulawesi Selatan, Prof HM Nurdin Abdullah bertindak sebagai inspektur upacara di peringatan Hari Pahlawan Nasional, di Taman Makam Pahlawan (TMP) Panaikang, Panakkukang, Makassar, Sabtu (10/11/2018).

Upacara ini dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sulsel, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, TNI, Polri, pelajar, dan masyarakat.

Dalam amanatnya, Nurdin mengatakan bahwa pperingatan Hari Pahlawan bukan hanya sekedar upacara, tetapi harus sarat makna.

Baca: Hari Pahlawan 2018 - Mahasiswa PPs UNM Ini Harap Generasi Millennial Bersatu Bangun Bangsa

Baca: Peringati Hari Pahlawan Bareng ASN, TNI-Polri, Veteran, hingga Pelajar, Ini Pesan Bupati Gowa Adnan

"Bukan hanya prosesi, namun substansi dari Peringatan Hari Pahlawan Nasional harus dapat menggali dan memunculkan semangat baru dalam implementasi nilai-nilai kepahlawanan dalam kehidupan kita sehari-hari," ujarnya.

Menurutnya nilai kepahlawan tidak bersifat statis namun dinamis. Bisa menguatkan bahkan bisa melemahkan.

Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah saat menghadiri acara malam syukuran HUT ke-411 Kota Makassar, di Lapangan Karebosi, Jumat (9/11/2018).
Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah saat menghadiri acara malam syukuran HUT ke-411 Kota Makassar, di Lapangan Karebosi, Jumat (9/11/2018). (tribun timur/muhammad abdiwan)

Ia pun menegaskan bahwa Hari Pahlawan harus menjadi energi baru dan semangat baru mewarisi nilai-nilai perjuangan dan patriotisme dalam membangun bangsa Indonesia.

"Oleh karena itu siapa pun dapat menjadi pahlawan, setiap warga negara Indonesia tanpa terkecuali, dapat berinisiatif mengabdikan diri pada hal-hal kemaslahatan untuk diri sendiri, lingkungan sekitar, bagi bangsa dan negara," sebutnya.

NA menyampaikan, Negeri ini juga membutuhkan pemuda yang memiliki pandangan global, mampu berkolaborasi untuk bangsa dan kemajuan teknologi.

Baca: Hari Pahlawan - Ternyata Maia Estianty, Dian Sastro dan 4 Artis Cantik Ini Cucu Pahlawan Nasional

Baca: Hari Pahlawan 2018 - Bupati Bulukumba dan Dandim Bergantian Jadi Inspektur

Dengan bekal itu, lanjut NA, untuk menjadikan Indonesia diperhitungkan dalam bersaing dan bersanding dengan negara lain, khususnya ketika negeri ini memasuki era revolusi industry 4.0.

Adapun tema dari Hari Pahlawan Nasional ini "Semangat Pahlawan di Dadaku". Usai upacara dilanjutkan dengan acara tabur bunga ke makam para pahlawan. (*)

Lebih dekat dengan Tribun Timur, subscribe channel YouTube kami:

Follow juga akun instagram official kami:

Penulis: Saldy
Editor: Arif Fuddin Usman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved