Devo Khadafi Dapat Penghargaan Humas Terbaik Indonesia 2018 di Semarang, Ini Terobosannya

Yang membuat dewan juri semakin takjub pada Devo adalah Humas Expo. Ajang ini dinilai sukses memotivasi insan humas dalam melahirkan kreativitas.

Devo Khadafi Dapat Penghargaan Humas Terbaik Indonesia 2018 di Semarang, Ini Terobosannya
dok.tribun
Kepala Biro Humas dan Protokol Sulsel Devo Khaddafi menerima penghargaan sebagai Kepala Biro Humas Terbaik 2018 dalam ajang Insan PR Indonesia 2018 di Semarang, Jawa Tengah, Jumat (9/11/2018) malam ini. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Kepala Biro Humas dan Protokol Devo Khaddafi terpilih menjadi Kepala Biro Humas Terbaik 2018 dalam ajang Insan PR Indonesia 2018 di Sam Poo Kong, Semarang, Jawa Tengah, Jumat (9/11/2018) malam ini.

Devo menyisihkan sejumlah kepala biro humas dari unsur pemerintahan se-Indonesia yang masuk nominasi. Terobosan ponakan Gubernur Sulsel 2008-2018 Syahrul Yasin Limpo ini lebih menarik perhatian dewan juri.

“Alhamdulillah. Ini berkat bantuan teman-teman semua di insan humas dan media di Sulsel, termasuk Bapak Gubernur. Penghargaan diserahkan Ketua Umum Asosiasi PR Indonesia, Suharjo Nugroho,” kata Devo melalui pesan singkat, pukul 22.01 malam ini.

Salah satu terobosan Devo adalah keberadaan Forum Humas Sulsel. Forum ini merupakan jaringan kehumasan yang menjadi wadah komunikasi insan humas di Sulsel, baik dari unsur pemerintah, perguruan tinggi, hingga swasta untuk menyamakan persepsi.

Terobosan lain yang mengantar Ketua PBSI Sulsel itu meraih penghargaan adalah inovasi kehumasan menyambut tantangan zaman lewat workshop dan rakor rutin.

Yang membuat dewan juri semakin takjub pada Devo adalah Humas Expo. Ajang ini dinilai sukses memotivasi insan humas dalam melahirkan kreativitas.

Penghargaan Insan PR Indonesia 2018 sendiri sudah ketiga kalinya digelar dan telah bertransformasi menjadi kompetisi yang lebih komprehensif dengan metode entry dan penjurian terbuka.

Transformasi ini menjadi bagian dari komitmen PR Indonesia dalam mengapresiasi kompetensi dan effort kinerja praktisi humas/public relations (PR) yang unggul dari institusi seluruh Indonesia.

Sebagai satu-satunya ajang kompetisi praktisi PR paling komprehensif di Indonesia, Insan PR Indonesia dimaksudkan menjadi salah satu barometer kompetensi dan kerja praktisi kehumasan di Indonesia.

Selama tiga bulan terakhir, kompetisi telah melalui beberapa tahap, yakni entry dokumen dari para kandidat, penjurian dokumen, dan presentasi di hadapan Dewan Juri. Partisipan Insan PR mencapai 46 kandidat dari berbagai latar belakang institusi.
Baca Juga Besok, Humas Corner Resmi Launching

Dewan juri terdiri atas pakar PR, konsultan/agensi PR, tokoh asosiasi/ organisasi PR, PR Indonesia Gurus, jurnalis senior, dan akademisi komunikasi terkemuka.(*)

Editor: AS Kambie
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved