Ribuan Anggota PMR dari Sulsel Hadiri Kemah PMI Maros

PMI Maros menggelar kemah, lomba Kepalangmerahan dan aksi sosial ke VIII di lapangan Pallantikang, Kecamatan Turikale, Kamis (8/11/2018).

Ribuan Anggota PMR dari Sulsel Hadiri Kemah PMI Maros
HANDOVER
PMI Maros menggelar kemah, lomba Kepalangmerahan dan aksi sosial ke VIII di Lapangan Pallantikang, Kecamatan Turikale, Kamis (8/11/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Ansar Lempe

TRIBUN-TIMUR.COM, MAROS - PMI Maros menggelar kemah, lomba Kepalangmerahan dan aksi sosial ke VIII di Lapangan Pallantikang, Kecamatan Turikale, Kamis (8/11/2018).

Berbagai lomba yang digelar yakni pertolongan pertama, kesehatan remaja, sehat Peduli sesama, siaga bencana, donor dara dan cerdas cermat Kepalangmerahan.

Membuat majalah dinding (Mading) Kemanusiaan yang melibatkan PMR Madya, Maket Kemanusiaan.

Ketua PMI Maros, Chaidir Syam mengatakan, dalam kegiatan tersebut, sejumlah peserta maupun warga antusias mendonorkan darahnya. Bahkan tim medis PMI sempat kewalahan.

"Ini menjadi agenda tahunan PMI. Selain gelar lomba, kami juga membuka kesempatan kepada semua pihak untuk berdonor. Ternyata, warga sangat antusias berdonor," katanya.

Awalnya, PMI hanya menarget 50 kantong darah. Namun sejumlah warga tetap berdatangan. Mereka semua dilayani oleh tim medis.

Jemah dan lomba Kepalangmerahan tersebut diikuti oleh 1.020 peserta dari 28 sekolah yang ada di Kabupaten Maros, Gowa, Pangkep, Barru, Pinrang, Bone dan Bantaeng.

"Kegiatan ini mendapat antusias tinggi dari peserta. Mungkin karena lokasinya berada di kota Maros," katanya.

Sementara Asisten III Pemkab Maros, Firman Jaya mengatakan, PMI telah melibatkan diri, dalam membangun generasi menuju negara yang beradab dan berkemanusiaan.

Melalui kegiatan kemah Kepalangmerahan, PMI telah mengajarkan siswa yang tergabung dalam PMR untuk lebih disiplin dan sigap berkompetisi saat ada kegiatan positif.

Mantan Kadis Kesehatan tersebut, berharap, kegiatan PMI tersebut dapat manfaat dan melahirkan PMR yang berprestasi dan peka terhadap sosial.

"Jadikan ajang ini untuk menumbuhkan semangat dan jiwa sportif dikalangan generasi muda. Jangan dijadikan ajang ini untuk mencari pemenang. Silaturahmi harus tetap terjaga dengan baik," katanya.

Penulis: Ansar
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved