Pemilu 2019

Gaya Kampanye Prabowo-Sandi Disebut Mirip Donald Trump, Ini Reaksi Tim di Sulsel

Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Andry Arief Bulu menanggapi anggapan Ketua Umum DPP PPP, M Romahurmuziy

Gaya Kampanye Prabowo-Sandi Disebut Mirip Donald Trump, Ini Reaksi Tim di Sulsel
HANDOVER
Andry Arief Bulu 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Hasim Arfah

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -  Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Andry Arief Bulu menanggapi anggapan Ketua Umum DPP PPP, M Romahurmuziy yang menyebut gaya kampanye Prabowo-Sandi mirip dengan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

"Ketum PPP Romihurmuziy pake data kampanye Donald Trump darimana? apa beliau tahu strategi Donald Trump nun jauh disana? apa beliau masuk tim Donald Trump sampai bisa mengomentari gaya Prabowo Sandi mirip? ini yang namanya Obviously of Lies menyampaikan sesuatu yang tidak jelas kepada rakyat Indonesia," kata politisi Partai Gerindra ini, Kamis (8/11/2018).

Ia pun mengklarifikasi, Prabowo dan Sandiaga Uno tidak pernah menakuti nakuti rakyat, Dollar naik ke 15.000 lebih adalah hal nyata.

"Pasti ekonomi kita akan carut marut kalau harga naik karena Dollarnya mahal, buktinya Bank Indonesia dan pemerintah mengintervensi pasar agar menjaga Dollar tidak naik, itu artinya ada sesuatu yang berbahaya bagi perekonomian jika dollar naik terus," katanya.

Ia pun menyampaikan, siapa bilang emak-emak takut ke pasar, malah mereka saat ini harus belanja ke pasar karena ke mall sudah mahal.

"Walau ke pasar pun jumlah kuantitas belanjaan semakin sedikit, ini bukti nyata loh, bukan mengada ngada, silakan bang Romi sidak ke pasar pasar yang masih murni, jangan ke pasar yang sudah di atur atur. Kalo sidak bisa lebih orisinil info yang didapatkan," katanya.

Mengenai impor, jangan ragu dong.

"Kurma yang dari haji itu bukan komoditas impor pak, itu bawaan jemaah, untuk oleh oleh bagi kerabat dan keluarganya di tanah air, bukan untuk di jual," katanya.

Sebelumnya, Romahurmuziy menyamakan gaya kampanye calon presiden dan wakil presiden, Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno mirip Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

Kesamaan ini terletak pada dua cara yakni propaganda of fear (menakut-nakuti) and Obviously of Lies (jelas membohongi).

Hal ini dia sampaikan saat berkunjung ke Warung Kopi, Jl Topaz Raya, Makassar, Sulsel, hari ini. (*)

Penulis: Muh. Hasim Arfah
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved