BPBD Luwu Timur Sosialisasi Bencana Bareng Linmas

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Luwu Timur, M Zabur mengatakan pemerintah peduli bahaya dari bencana.

BPBD Luwu Timur Sosialisasi Bencana Bareng Linmas
ivan/tribunlutim.com
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Luwu Timur melaksanakan sosialisasi peningkatan pengetahuan terhadap daerah rawan bencana, di Aula Dinas Pendidikan Luwu Timur, (8/11/2018). 

Laporan Wartawan TribunLutim.com, Ivan Ismar

TRIBUNLUTIM.COM, MALILI - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Luwu Timur melaksanakan sosialisasi peningkatan pengetahuan terhadap daerah rawan bencana, di Aula Dinas Pendidikan Luwu Timur, (8/11/2018).

Kegiatan diikuti ratusan anggota Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas). Tujuannya hasil sosialisasi nantinya memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang bahaya bencana alam.

Termasuk tanda-tanda akan terjadinya bencana alam, peringatan dini yang dikeluarkan pemerintah dan terbangunnya budaya siap siaga menghadapi bencana alam.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Luwu Timur, M Zabur mengatakan pemerintah peduli bahaya dari bencana.

"Baik itu bencana yang ditimbulkan oleh alam maupun bencana yang ditimbulkan oleh manusia sendiri," kata Zabur.

Pelaksana kegiatan, Mardani mengatakan sosialisasi rawan bencana bertujuan untuk memberikan pemahaman terhadap bahaya bencana kepada masyarakat.

"Juga menjadi sarana membentuk keperibadian peduli terhadap budaya kesiapsiagaan menghadapi berbagai ancaman yang ditimbulkan alam atau manusia sendiri," ujar Mardani.

Kabupaten Luwu Timur termasuk daerah rawan terjadi bencana di Sulawesi Selatan (Sulsel).

Luwu Timur punya 11 kecamatan, 124 desa dan tiga kelurahan dengan jumlah penduduk 294.383 jiwa.

Sesuai data Luwu Timur'>BPBD Luwu Timur, bencana banjir rawan terjadi di Kecamatan Malili, Angkona, Burau, Mangkutana, Wotu, Kalaena dan Towuti.

Longsor rawan terjadi di Kecamatan Angkona dan Mangkutana.

Sementara Angin puting beliung rawan terjadi di Kecamatan Angkona, Malili dan Wasuponda.

Penulis: Ivan Ismar
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved