Pesan Ulama Besar Suriah untuk Indonesia, Negara Suriah Hancur Karena Isu Politik Dibungkus Agama

Pesan Ulama Besar Suriah untuk Indonesia, Negara Suriah Hancur Karena Isu Politik Dibungkus Nilai Agama

Pesan Ulama Besar Suriah untuk Indonesia, Negara Suriah Hancur Karena Isu Politik Dibungkus Agama
Twitter @HabibLuthfiYahya
Ketua Dewan Rekonsiliasi Nasional Suriah sekaligus Mufti Damaskus, Syeikh Adnan Al-Afyouni 

Pesan Ulama Besar Suriah untuk Indonesia, Negara Suriah Hancur Karena Kepentingan Politik Dibalut Pesan Agama

TRIBUN-TIMUR.COM - Ulama Besar Suriah yang juga menjabat Mufti (Ulama pemberi Fatwa), Syeikh Adnan Al-Afyouni berpesan kepada rakyat Indonesia untuk tidak mudah terpecah belah.

Ketua Dewan Rekonsiliasi Nasional Suriah sekaligus Mufti Damaskus, Syeikh Adnan Al-Afyouni memberikan pesan kepada Indonesia terkait penyebab konflik di negara tersebut.

Baca: Tak Tayang di Indosiar, Link Live Streaming Vidio.com PSM vs Persipura Prediksi Susunan Pemain

Baca: Hasil Lengkap MotoGP Sepang Malaysia, Marc Marquez Juara, Cuplikan Detik-detik Rossi Jatuh

Baca: TRIBUNWIKI: Pretty Asmara Meninggal, Ini Profil dan Perjalanan Karir, Serta Kasus Pretty Asmara

Pesan tersebut disampaikan saat seminar kebangsaan bertajuk 'Jangan Suriahkan Indonesia' yang digelar Ikatan Alumni Syam Indonesia (Isyami), di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Kamis (1/11/2018) kemarin.

Adnan Al-Afyouni mengingatkan mengenai kondisi Suriah yang mengalami krisis luar biasa setelah masyarakat kacau karena kepentingan politik yang dibalut agama.

 Dia menyatakan, konflik yang terjadi di Suriah bukan dilatarbelakangi urusan agama, tapi politik.

"Krisis Suriah merupakan krisis politik secara otomatis. Dan ini merupakan cerminan konflik global di mana mereka bertempur memperebutkan kepentingan," ujar Adnan yang dikutip dari Wartakotalive.com dari yang berjudul "Ulama Suriah Harap Umat Islam Indonesia Hindari Konflik". 

http://daulat.co/wp-content/uploads/2018/11/Menag.jpg

Menurut Adnan, ada banyak negara yang terlibat dalam konflik Suriah.

Mereka saling berperang memperjuangkan kepentingannya masing-masing.

Salah satunya dengan menghancurkan negara tersebut dan menguasai kekayaan alamnya.

Mereka menjerumuskan masyarakat Suriah dalam konflik tersebut.

Halaman
1234
Editor: Mansur AM
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved