Danny Pomanto Paparkan Rahasia Makassar Raih 4 Kali Penghargaan Kota Sehat

Wali Kota Makassar Moh Ramdhan 'Danny' Pomanto hadir pada Summit Seminar Kabupaten/Kota Sehat dan Expo 2018

Danny Pomanto Paparkan Rahasia Makassar Raih 4 Kali Penghargaan Kota Sehat
HANDOVER
Wali Kota Makassar Moh Ramdhan 'Danny' Pomanto hadir pada Summit Seminar Kabupaten/Kota Sehat dan Expo 2018 di Hotel Novotel Tangerang, Banten, Minggu (4/11/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Timut, Fahrizal Syam

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKSSAR - Wali Kota Makassar Moh Ramdhan 'Danny' Pomanto hadir pada Summit Seminar Kabupaten/Kota Sehat dan Expo 2018 di Hotel Novotel Tangerang, Banten, Minggu (4/11/2018).

Kegiatan yang dilaksanakan bertepatan hari kesehatan nasional ke-54 tahun 2018 ini dibuka langsung Presiden RI Joko Widodo (Jokowi).

Dalam kesempatan yang sama, Danny Pomanto didaulat mengisi materi pada seminar kabupaten/kota sehat, yang mengangkat tema Materi Implementasi Kota Makassar Sehat.

Baca: TRIBUNWIKI: Profil Politisi Sulsel Idrus Marham, 3 Periode DPR-RI, Istri Cantik, Sampai Tahanan KPK

Baca: Update Klasemen Sementara Liga I 2018, PSM Makin Nyaman di Puncak

Baca: Caleg Demokrat Soppeng Ramai-ramai Ikuti Orientasi di Makassar

Pada kesempatan itu, Danny berbagi rahasia sukses membawa Makassar meraih penghargaan kota sehat sebanyak empat kali.

"Kami memulai menata Makassar dari lorong-lorong sempit. Ibarat sel, lorong adalah bagian terkecil dari sebuah kota dan pemerintahan berfungsi sebagai otaknya. Jika lorong atau sel sakit, maka sakitlah seluruh tubuh atau kota dan pemerintahan itu," papar Danny dalam rilis yang diterima Tribun Timur.

Danny menjelaskan, 7.520 lorong keberadaan sangat strategis ibarat sel pada tubuh manusia, sehingga jika lorong itu dilakukan penataan, sehat, maka sehatlah seluruhnya.

Baca: Pemkab Enrekang Prioritaskan Peningkatan Kualitas Infrakstruktur Jalan

Baca: Sama-sama Dai Terkenal, Lihat & Bandingkan Rumah UAS, Mamah Dedeh dan Aa Gym Siapa Paling Minimalis?

"Jika sehat maka juga akan menjadi basis kekuatan perekonomian. Dengan demikian akan memberikan efek yang begitu besar atau multiplier effect bagi kesehatan dan kesejahteraan masyarakat," ungkap Danny.

Pembangunan dan penataan lorong pada tahap awal diprogramkan pembinaan UMKM yang diistilahkan industri anak lorong dengan program Longgar, dengan tanaman produktif berupa cabe melalui Badan Usaha Lorong (BULO).

"Lorong yang tadinya kumuh berubah menjadi cantik dan hijau. Bahkan sudah ada beberapa kita jadikan percontohan lorong sehat dengan berbagai kriteria sebagai standarnya," pungkas Danny.

Baca: Program Mentan Dongkrak Respon Positif Pada Pemerintah  

Baca: Chaidir Syam Harap Duta Anti Narkotika Kompak Perangi Narkoba

Lanjut Danny, sejak itu, lorong-lorong yang tadinya kumuh kini berbalik menjadi kebanggaan bagi warga yang berdomisili di tempat itu.

Bahkan menurutnya, beberapa lorong menjadi spot menarik bagi generasi milenial berfoto dan selfie.

"Intinya, karena perilaku membentuk ruang, ruang membentuk perilaku. Kota Sehat Makassar Kuat, Indonesia Hebat," kunci Danny.

Danny Didampingi Kadis Kesehatan yang juga Plt Sekda Kota Makassar Naisyah Tun Azikin dan Kepala Bappeda Makassar A Khadijah Iriani. (*)

Penulis: Fahrizal Syam
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved