Opini

OPINI - Wajib Pilih yang Kaya

Ditulis Andi Fajar Maulana, karyawan bank pemerintah bermukim di Kabupaten Sinjai

OPINI - Wajib Pilih yang Kaya
Andi Fajar Maulana

Oleh: Andi Fajar Maulana
Karyawan bermukim di Kabupaten Sinjai

SEBENTAR lagi kita akan melaksanakan Pemilu. Tepatnya pada 17 April 2019 mendatang. Kali ini pemilu diikuti 16 partai ditambah 4 partai lokal Aceh.

Antusias masyarakat yang mengajukan diri untuk menjadi caleg nampaknya semakin meningkat. Mulai dari yang muda sampai yang tua. Profesi mereka beragam, mulai karyawan, pengusaha, pengangguran, aktifis, petani, nelayan, pensiunan dan lainnya.

Sekarang telah memasuki tahapan kampanye para caleg menyusun strategi pemenangan dengan cara mereka masing – masing, mulai dari rajin blusukan, memasang sapanduk, baliho, serta berkampanye melalui jejaring sosial, demi merebut perhatian wajib pilih.

Sebagai wajib pilih tentunya kita sudah memiliki pilihan masing – masing biasanya dengan alasan karena hubungan keluarga, sahabat, tetangga, fanatik / ikatan primordialisme.

Alasan – alasan tersebut merupakan sesuatu yang wajar secara etika dan memang idealnya alasan pemilih hanya berada pada pusaran itu. Namun sejak pemilu 2014 alasan memilih bertambah satu yaitu alasan karena uang.

Alhasil banyak caleg yang hanya mengandalkan uang dengan menawarkan jumlah uang tertentu untuk dipilih. Bak gayung bersambut, pemilih yang tadinya memiliki alasan ideal untuk memilih akhirnya terpengaruh untuk menerima tawaran caleg ber’uang’.

Kisaran transaksi politik uang bervariasi mulai dari Rp 50.000 hingga Rp 400.000 per wajib pilih.

Baca: OPINI - Penentuan UMP dan Kontestasi Pilpres 2019

Tergantung persaingan ambisi sang caleg money oriented. Hal inilah pertimbangan orang – orang berintegritas dan kapabel mengurungkan niatnya untuk menjadi caleg.

Bahkan bagi orang berintegritas tinggi yang bermodalpun kadang mundur karena fenomena politik uang.

Halaman
1234
Editor: Jumadi Mappanganro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved