GP Ansor Maros Minta DPRD Libatkan Pemuda Bahas Ranperda

Menurutnya, pembahasan Ranperda, idealnya melibatkan tokoh masyarakat, pemuda dan mahasiswa.

GP Ansor Maros Minta DPRD Libatkan Pemuda Bahas Ranperda
ansar/tribunmaros.com
Ketua Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Maros, Abrar Rahman (kiri) 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Ansar Lempe

TRIBUN TIMUR.COM, MAROS - DPRD Maros mulai melakukan pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang kedatangan Tenaga Kerja Asing (TKA) ke sejumlah perusahaan.

Ketua Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Maros, Abrar Rahman berharap supaya proses pembahasan Ranperda berlangsung transparan, profesional dan bersih dari praktik suap dan korupsi.

Menurutnya, pembahasan Ranperda, idealnya melibatkan tokoh masyarakat, pemuda dan mahasiswa.

"Kami harap, pembahasan Ranperda dilakukan dengan melibatkan tokoh-tokoh. Hal itu dilakukan supaya warga bisa ikut mengawasi proses penetapan kegiatan dan anggarannya," kata Abrar.

Hal tersebut berdasarkan Undang-undang nomor 14 tahun 2008, tentang Keterbukaan Informasi Publik.

Abrar ingin, pembahasan anggaran publik di Kabupaten Maros bersih dari oleh praktik Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN).

Apalagi akhir-akhir ini, kasus korupsi banyak menjerat Kepala Daerah dan Anggota DPRD.

"Pemkab Maros harus menerapkan sistem E-Goverment di OPD

Penulis: Ansar
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved