Anggotanya Dipukul Oknum Dinkes dan Satpol PP, Ini Kecaman Ketua PMII Pinrang

Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Pinrang mengikuti audiensi di Aula Kantor Dinas Kesehatan (Dinkes), Jl Sukawati

Anggotanya Dipukul Oknum Dinkes dan Satpol PP, Ini Kecaman Ketua PMII Pinrang
HANDOVER
Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Pinrang mengikuti audiensi di Aula Kantor Dinas Kesehatan (Dinkes), Jl Sukawati, Kecamatan Watang Sawitto, Kabupaten Pinrang, Kamis (1/11/2018). 

Laporan Wartawan TribunPinrang.com, Hery Syahrullah

TRIBUNPINRANG.COM, WATANG SAWITTO - Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Pinrang mengikuti audiensi di Aula Kantor Dinas Kesehatan (Dinkes), Jl Sukawati, Kecamatan Watang Sawitto, Kabupaten Pinrang, Kamis (1/11/2018).

Ketegangan antara pihak mahasiswa dan Dinkes pun sempat terjadi di tengah berlangsungnya audiens itu.

Bahkan, sempat pula diwarnai insiden pemukulan. Korban pemukulan bernama Akbar yang merupakan anggota PMII Cabang Pinrang.

Menanggapi insiden itu, Ketua PMII Cabang Pinrang Indra Sappe mengecam keras tindakan yang dilakukan oknum pegawai Dinas Kesehatan dan Satpol PP tersebut.

Baca: Adhyaksa Rock Force dari Luwu Timur akan Ramaikan Boyolali Rock Festival

Baca: Film Wahana Rumah Hantu, Padukan Romance, Komedi dan Horor

Baca: Tim Gegana Bawa Ransel Mencurigakan di Depan Hotel Matos Mamuju

"Kami tentu tak terima dan mengecam insiden pengeroyokan terhadap kader kami," katanya kepada TribunPinrang.com, Jumat (2/11/2018).

Indra pun meminta, agar pihak kepolisian mengusut tuntas kasus tindakan kriminalisasi dan premanisme tersebut.

"Kami sudab melapor, kami minta kasus ini diusut tuntas," tegasnya.

Baca: UNM Gandeng L2Dikti Wilayah IX Sulawesi Peningkatan Pembelajaran Jarak Jauh

Baca: Kabid P2P Dinkes Bantaeng Optimis PSM Taklukkan Persipura

Baca: Kronologi Tersangka Saddil Ramdani Pukul Pacarnya, Ternyata Inilah Penyebabnya

Selain itu, lanjut Indra, pihaknya juga meminta kepada pihak Dinas Kesehatan agar meminta maaf kepada seluruh anggota PMII atas terjadinya insiden yang memalukan itu.

"Kegiatan audiens yang seharusnya mencapai keputusan dengan musyawarah dan mufakat, malah menjadi aksi premanisme. Pihak terkait harus bertanggung jawab dengan semua ini," pungkasnya.(*)

Lebih dekat dengan Tribun Timur, subscribe channel YouTube kami: 

Follow juga akun instagram official kami: 

Penulis: Hery Syahrullah
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved