Cegah Caleg Bikin SIM Kolektif, Bawaslu Surati Polres Sidrap

Pelanggaran pemilu yang dimaksud Asmawati Salam, berupa pencegahan pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) secara kolektif

Cegah Caleg Bikin SIM Kolektif, Bawaslu Surati Polres Sidrap
amiruddin/tribunsidrap.com
Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sidrap, Asmawati Salam 

Laporan Wartawan TribunSidrap.com, Amiruddin

TRIBUNSIDRAP.COM, PANCA RIJANG - Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sidrap, Asmawati Salam mengatakan pihaknya telah menyurati Polres Sidrap, untuk mencegah terjadinya pelanggaran pemilu yang dilakukan calon anggota legislatif (caleg).

Pelanggaran pemilu yang dimaksud Asmawati Salam, berupa pencegahan pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) secara kolektif oleh oknum caleg.

"Kami mengutamakan pencegahan, makanya bersurat ke Polres Sidrap. Bawaslu Sidrap ingin mencegah oknum caleg yang mengumpulkan data masyarakat, dan memfasilitasi pembuatan SIM secara kolektif," katanya, kepada TribunSidrap.com, Rabu (31/10/2018).

Selain menyurati Polres Sidrap, kata Asmawati, pihaknya juga telah menyurati parpol se Sidrap, agar mengingatkan ke calegnya masing-masing.

Pasalnya, kata dia, mengumpulkan data masyarakat dan memfasilitasi pembuatan SIM secara kolektif, dianggap melanggar Pasal 286 Ayat (1) UU No 7 Tahun 2017 tentang Pemilu.

"Pembuatan SIM secara kolektif oleh caleg dapat dikategorikan memberikan materi lainnya untuk mempengaruhi pemilih. Kalau ini terjadi, sanksinya bisa saja pembatalan sebagai caleg," ujarnya.

Asmawati juga berharap partai politik beserta calegnya dapat menaati aturan kampanye, agar tahapan pemilu di Sidrap dapat berjalan lancar.

Sekadar diketahui, Pemilu bakal digelar serentak pada Rabu, 17 April 2019.

Penulis: Amiruddin
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved