Tata LPT 913 Memimpin Penjualan Ritel Truk Tata Motors Semester I

LPT 913 sangat cocok dengan usaha perkebunan, konstruksi dan pertambangan karena operasional di medan yang berat

Tata LPT 913 Memimpin Penjualan Ritel Truk Tata Motors Semester I
HANDOVER
Tata LPT913 

TRIBUN-TIMUR. COM, MAKASSAR -Tata Motors Distribusi Indonesia (TMDI), Agen Pemegang Merek (APM) Tata Motors di Indonesia mengumumkan pertumbuhan model kendaraan truknya mengalami pertumbuhan yang signifikan.

Pertumbuhan pada periode semester pertama April-September tahun fiskal 2018-2019 dibandingkan periode yang sama di tahun fiskal sebelumnya April-September 2017-2018.

“Penjualan ritel truk kami di semester satu tahun fiskal 2018-2019 menunjukkan gairah terhadap produk truk Tata semakin nyata," ungkap Presiden Direktur TMDI, Biswadev Sengupta melalui rilisnya, Senin (29/10/2018).

Baca: Tata Motors Hadirkan Truk dan Pickup Ini di IIMS 2018

Baca: Tata Motors Jajal Pasar Truk Ringan Empat Ban

"Berkat kepercayaan konsumen fleet, kami dapat mencatat pertumbuhan penjualan khusus truk sebesar 109% dengan perolehan volume penjualan khusus truk 180 unit. Pertumbuhan ini tentunya akan lebih memotivasi kami yang baru 3 tahun lalu menguatkan fokus penjualan truk,” lanjut Biswadev Sengupta.

Dari pertumbuhan penjualan truk sebesar 109% tersebut, tiga produk truk Tata Motors mendominasi angka penjualan, Tata LPT913 sebanyak 114 unit, Tata Xenon XT DC 26 unit, dan Tata Prima 2528, 16 unit.

LPT 913 sangat cocok dengan usaha perkebunan, konstruksi dan pertambangan karena operasional di medan yang berat membutuhkan spesifikasi yang heavy duty agar usia pakai kendaraan lebih panjang serta menjamin produktivitas tetap tinggi.

Selain itu LPT913 juga memiliki tingkat safety yang lebih tinggi. Terutama di sektor kinerja peranti pengereman yang mumpuni sesuai standar sertifikasi safety yang berlaku di pertambangan.

Lebih dekat dengan Tribun Timur, subscribe channel YouTube kami: 

Follow juga akun instagram official kami: 

Penulis: Hasrul
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved