PT Suzuki Indomobil Motor Raih Penghargaan Ekportir Berprestasi dari Kemendag

Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi yang turut hadir dalam acara menyerahkan penghargaan tersebut kepada Managing Director PT SIM Tomio Yoshida.

PT Suzuki Indomobil Motor Raih Penghargaan Ekportir Berprestasi dari Kemendag
fadli/tribuntimur.com
Komitmen PT Suzuki Indomobil Motor (SIM) dalam mendukung pasar ekspor Indonesia mendapat apresiasi positif dari Kemendag melalui Primaniyarta Award 2018 di Indonesia Convention Exhibition Bumi, Serpong Damai, Rabu (24/10/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Muhammad Fadhly Ali

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Komitmen PT Suzuki Indomobil Motor (SIM) dalam mendukung pasar ekspor Indonesia mendapat apresiasi positif dari Kemendag melalui Primaniyarta Award 2018 di Indonesia Convention Exhibition Bumi, Serpong Damai, Rabu (24/10/2018).

Dalam siaran pers PT SIM, Sabtu (27/10/2018) menuturkan, penghargaan di kategori extra performance yang diberikan Primaniyarta Award merupakan penghargaan tertinggi untuk eksportir berprestasi dan dapat menjadi teladan bagi eksportir lainnya.

Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi yang turut hadir dalam acara menyerahkan penghargaan tersebut kepada Managing Director PT SIM Tomio Yoshida.

Baca: Toyota Ditopang MPV, Pickup Suzuki Primadona

Baca: Carry Pick-Up Topang Penjualan Suzuki di September 2018

Baca: Suzuki Display All New Ertiga di IIMS 2018

“Sebuah kehormatan bagi Suzuki dapat menerima Primaniyarta Award untuk pertama kalinya. Apresiasi ini memotivasi kami untuk terus meningkatkan kinerja, mengoptimalkan kapasitas produksi dan konsistensi dalam meningkatkan kualitas dan kuantitas ekspor Suzuki di pasar global,” ujar Yoshida.

PT SIM menerima Primaniyarta Award ke-33 karena dinilai dapat memaksimalkan produksi pabrik, terutama dalam merakit kendaraan layak ekspor sejak 1993.

Lebih dekat dengan Tribun Timur, subscribe channel YouTube kami: 

Follow juga akun instagram official kami: 

Selama 25 tahun, PT SIM mengekspor 484.023 unit kendaraan roda empat hingga September 2018, baik completely built up (CBU) dan completely knock down (CKD).

Sedangkan ekspor kendaraan roda dua, dari 2012 hingga September 2018, CBU dan CKD telah mencapai 723.670 unit.

Produk tersebut diekspor ke 109 negara tujuan di berbagai wilayah seperti Afrika, Asia, Timur Tengah, Amerika Latin dan Karibia, Oseania, hingga Eropa.

Baca: Di Arena NEX Day, Konsumen Puji Kualitas Suzuki NEX II

Baca: Di Sulsel, Suzuki GSX-150 Bandit Dijual Rp 27,3 Juta

Kiprah PT SIM dalam bidang ekspor merupakan upaya nyata Suzuki dalam memberikan sumbangsih pada negara. Pada tahun 2017, 33% pemasukan PT SIM berasal dari ekspor.

Sehingga ke depannya kegiatan ekspor diharapkan dapat memberikan dampak positif baik terhadap Suzuki maupun perekonomian Indonesia. Untuk menjawab harapan eskpor tersebut, Suzuki akan melanjutkan produksi kendaraan berstandar global.

“Ini bukti penerapan produk berstandar tinggi Suzuki yang memprioritaskan kepercayaan dan keamanan konsumen, serta lebih responsif pada pengembangan kualitas sumber daya manusia, manufaktur, dan pasar sehingga menjadikan Suzuki sebagai merek yang dipercaya," ujar Yoshida. (*)

Penulis: Muhammad Fadly Ali
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved