Irup Di Hari Sumpah Pemuda ke-90, Nurdin Tekankan Jaga Persatuan Indonesia

Menurutnya, komitmen kebangsaan ini harus diteladani untuk membangun bangsa dan mempersatukan bangsa Indonesia.

Irup Di Hari Sumpah Pemuda ke-90, Nurdin Tekankan Jaga Persatuan Indonesia
sanovra/tribuntimur.com
Gubernur Sulsel Prof HM Nurdin Abdullah yang didampingi Kepala Dinas Pendidikan Sulsel, Irman Yasin Limpo membuka secara resmi Festival Pelajar #3 Dinas Pendidikan Sulsel yang berlangsung di Celebes Convention Center, Jl Metro Tanjung Bunga, Makassar, Sabtu (27/10). Sebanyak 22 cabang lomba yang diadakan dalam festival ini. Dari 22 lomba, terbagi dalam dua bidang lomba, di antaranya kualifikasi, dan non kualifikasi. Untuk bidang lomba kualifikasi, diantaranya lomba OSN (9 mata pelajaran) jumlah peserta 9.500, O2SN (bulu tangkis, atletik, renang, silat, karate) peserta 480 pelajar. 

Laporan wartawan Tribun-Timur, Saldy

 TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke 90 di juga diperingati oleh Gubernur Sulsel dan seluruh unsur organisasi kepemudaan di Lapangan Upacara Rumah Jabatan Gubernur, Minggu (28/10).

Saat itu, Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah bertindak sebagai inspektur upacara (Irup) Hari Sumpah Pemuda.

Dalam sambutannya, ia mengatakan, bahwa seluruh masyarakat berhutang budi kepada para Pemuda yang menjadi pelaku sejarah pada tahun 1928, atau pada momentum felarasi sumpah pemuda.

Baca: TRIBUNWIKI: Alasan Sumpah Pemuda Diperingati Tiap 28 Oktober

Deklarasi itu kata Nurdin, membakar semangat pemuda Indonesia, untuk menjadi pelopor pemuda dalam membangun kesadaran bangsa Indonesia.

Menurutnya, komitmen kebangsaan ini harus dit

Baca: Hilang Kendali, Helikopter Pemilik Leicester City Jatuh dan Terbakar Usai Laga Leicester Vs West Ham

eladani untuk membangun bangsa dan mempersatukan bangsa Indonesia.

Hari Sumpah Pemuda tahun ini mengambil tema "Bangun Pemuda, Satukan Indonesia".

Baca: BREAKING NEWS: Pemilik Leicester City Dikabarkan Jadi Korban Helikopter Jatuh

Tema ini diambil atas dasar pentingnya kepemudaan untuk melahirkan generasi muda yang beriman dan bertaqwa pada tuhan, berakhlak mulia, sehat, cerdas, kreatif, inovatif, mandiri, demokratis, bertanggung jawab, berdaya saing serta memiliki jiwa kepemimpinan, kewirausahan, kepeloporan, berkebangsaan berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 dalam kerangka RI.

Pesatnya perkembangan teknologi informasi, ibarat dua mata pisau bagi mantan Bupati Bantaeng dua periode ini.

Halaman
12
Penulis: Saldy
Editor: Nurul Adha Islamiah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved