CITIZEN REPORTER

Teknik Mesin Unhas Sumbang Pompa Air Tenaga Surya ke Petani di Takalar

Laporan Dr Eng Jalaluddin ST MT, Dosen Teknik Mesin Universitas Hasanuddin.

Teknik Mesin Unhas Sumbang Pompa Air Tenaga Surya ke Petani di Takalar
POMPA MATAHARI – Suasana pelatihan penggunaan pompa air tenaga matahari dan pemasangan pompa tersebut di areal persawahan petani palawija di Biring balang Kabupaten Takalar, 20 Oktober 2018. Sumbangan ini berasal dari Departemen Teknik Mesin dan LP2M Unhas. 

Dr Eng Jalaluddin ST MT
Dosen Teknik Mesin Universitas Hasanuddin
Melaporkan dari Kabupaten Takalar

Departemen Teknik Mesin Universitas Hasanuddin (Unhas) menyumbangkan 1 unit pompa air tenaga matahari serta pelatihan penggunaannya di Biring Balang, Kabupaten Takalar, Sabtu (20/10/2018) lalu.

Kegiatan ini merupakan pengabdian masyarakat yang dilakukan Laboratorium Energi Terbarukan Teknik Mesin dan bantuan dana dari Lembaga Penelitian & Pengabdian Masyarakat (LP2M) Unhas.

Kabupaten Takalar dipilih karena mempunyai tingkat penyinaran matahari yang tinggi sehingga sangat cocok untuk pemanfaatan energi matahari yang bebas polusi dan berlimpah, dapat diperbaharui, gratis dan tidak ada habisnya.

Baca: Pascatawuran Mahasiswa, Rektor UIN Alauddin: Fungsi Penasehat Akademik Belum Efektif

Pemanfaatan energi matahari mendapat perhatian yang besar sekarang ini. Semakin banyak produk yang memanfaatkan energi ini sudah tersedia di pasaran yang salah satunya adalah pompa air.

Hal ini membutuhkan transfer pengetahuan dan contoh teknologi ke masyarakat yang terkait pemanfaatan energi terbarukan tersebut dan sekaligus sebagai upaya peningkatan pendapatan masyarakat petani.

Tanaman palawija seperti jagung dan cabai sangat banyak ditanam dan menjadi tanaman andalan di Kabupaten Takalar.

Jagung saat ini juga menjadi ikon dari Takalar. Jagung rebus dapat dinikmati di sepanjang Jl Diponegoro. Tepatnya di Kelurahan Panaikang, Takalar.

Baca: Masuk Bursa Konferwil PWNU Sulsel, Prof Arfin Hamid: Biarkan Alam yang Atur

Puluhan kios jagung menyediakan jagung rebus yang bisa dimakan di tempat ataupun dibungkus sebagai oleh-oleh.

Tanaman ini membutuhkan sinar matahari langsung dan air yang tidak terlalu banyak sehingga penyediaan air sangat cocok dengan pemanfaatan pompa air tenaga matahari dari sumur dangkal di area persawahan.

Penggunaan pompa tenaga matahari untuk keperluan pengairan pada tanaman palawija akan memberi manfaat kepada para petani.

Di antaranya mengurangi biaya yang harus dikeluarkan untuk penyediaan pengairan dan menjamin ketersediaan air untuk kebutuhan tanaman.

Sumbangan 1 unit pompa air tenaga matahari tersebut serta pelatihan penggunaannya diharapkan membantu masyarakat petani palawija di Takalar.

Peralatan ini diharapkan dapat menjadi contoh aplikasi teknologi bagi masyarakat petani dan dapat menjadi acuan untuk membuat peralatan yang sama. (*)

Penulis: CitizenReporter
Editor: Jumadi Mappanganro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved