CPNS 2018

Mukhtar Tompo: Honorer K2 Tak Diangkat Jadi PNS Itu Zalim

Jika hnorer K2 tak jadi PNS akan menjadi catatan buruk bagi pemerintah presiden Jokowi.

Mukhtar Tompo: Honorer K2 Tak Diangkat Jadi PNS Itu Zalim
handover
Legislator Hanura DPR RI Mukhtar Tompo bersama Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Ignasius Jonan di Jeneponto beberapa waktu lalu 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Hasim Arfah

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -  Legislator Hanura DPR RI Mukhtar Tompo mengingatkan pemerintah pusat untuk mengangkat honorer Kualifikasi2 (K2).

"Honorer K2 harus diangkat jadi PNS, kalau mereka nggak dianggap maka negara zalim," kata MT, sapaan akrabnya, Sabtu (20/10/2018).

Ia menyebutkan, jika honorer K2 tak jadi PNS akan menjadi catatan buruk bagi pemerintah presiden Jokowi.

"Ngapain rekrut PNS baru kalau guru yang ada saja tidak diangkat, apalagi mereka yang bekerja selama untuk mencerdaskan bangsa. Mereka sudah berpengalaman," kata legislator asal Kabupaten Jeneponto ini.

Baca: Honorer Satpol PP Bulukumba Gantung Diri di Bantimurung Maros

Mukhtar juga menilai, seleksi CPNS jalur honorer juga harus dievaluasi agar tidak terlalu ribet.

"K2 wajib diangkat menjadi CPNS, tanpa seleksi. Banyak sekali persyaratan teknis dari pusat yang membuat mereka sulit," katanya.

Jika, pengangkatan ini tak terjadi, maka para pegawai honorer K2 ini akan trauma.

"Kenapa? Karena negara tak menghitung pengabdian mereka selama ini," katanya.

Selanjutnya, MT akan melaporkan hal ini kepada komisi II yang membidangi masalah Kementerian Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. (*)

Penulis: Muh. Hasim Arfah
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved