Mahasiswa ini Meninggal Akibat Tiap Malam Makan Mi Instan, Begini Cara Masak Mi Instan yang Benar
Mi instan merupakan salah satu makanan olahan yang enak, praktis dan mudah untuk dibuat.
TRIBUN-TIMUR.COM - Makanan instan yang satu ini pasti sudah sangat akrab dalam keseharian.
Mi instan merupakan salah satu makanan olahan yang enak, praktis dan mudah untuk dibuat.
Selain itu, harganya juga terjangkau sehingga dapat menekan pengeluaran apalagi waktu akhir bulan.
Kemudahannya dalam membuat dan menyajikan inilah membuat mi instanbanyak digemari.
Tak hanya masyarakat di Indonesia, namun juga banyak masyarakat dunia yang menggemarinya sehingga sering mengonsumsi makanan ini.
Menurut laporan yang diterbitkan World Instan Noodles Association, masyarakat dunia menghabikan sebanyak 102,7 miliar mi instan dalam jangka waktu satu tahun.
:strip_icc():format(jpeg)/liputan6-media-production/medias/1647113/original/019682400_1499918480-Baca-Ini-Sebelum-Makan-Mi-Instan.jpg)
Namun, terlalu sering mengonsumsi makanan instan ini juga tidak baik untuk kesehatan.
Makan terlalu banyak atau terlalu sering mi instan bisa berakibat fatal bahkan menyebabkan kematian.
Baca: 7 Hari Berturut-turut Memimun Air Kelapa, ini yang Bakal Terjadi pada Tubuh Anda
Hal ini benar terjadi pada seorang pemuda Taiwan berusia 18 tahun.
Pemuda ini menyantap mi instan hampir setiap malam sembari menemaninya belajar.
Dia mulai menunjukkan gejala awal seperti perut kembung, mual, dan sakit perut.
Keluarganya menjadi khawatir karena keadaannya semakin buruk.
Ia pun dibawa ke rumah sakit untuk melakukan pengecekan medis.

Namun yang mengejutkan, pemuda tersebut langsung divonis kanker lambung stadium akhir.
Harapannya untuk hidup hanya sedikit karena sel kanker telah menyebar ke organ lain.