Kemarau Melanda, Pegawai PDAM Makassar Salat Minta Hujan

Ini dilakukan, mengingat kemarau cukup panjang yang menimbulkan kekeringan sehingga defisit air baku.

Kemarau Melanda, Pegawai PDAM Makassar Salat Minta Hujan
HANDOVER
Ratusan pegawai Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Makassar menggelar Salat Istisqa atau salat minta hujan dan memohon doa kep 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Muhammad Fadhly Ali

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Ratusan pegawai Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Makassar menggelar Salat Istisqa atau salat minta hujan dan memohon doa kepada Allah dapat menurunkan hujan di Kantor Pusat Jl Dr Sam Ratulangi, Senin (15/10/2018) pukul 07.00 Wita.

Ini dilakukan, mengingat kemarau cukup panjang yang menimbulkan kekeringan sehingga defisit air baku.

Ustaz Andi Nur Rahmat yang memimpin Salat sekaligus Menyampaikan Ceramah Agama mengatakan musibah yang menimpa negara kita terkhusus Pulau Sulawesi merupakan peringatan dari penguasa alam semesta, penguasa jagad raya yang mungkin merupakan ujian bagi umat manusia agar senantiasa menyadari tentang pentingnya berbuat bagi dan menghindari kemaksiatan.

"Kekeringan yang melanda beberapa daerah akibat musim kemarau ini perlu kita maknai, bahwa kemampuan manusia sangat terbatas dibanding Kuasa Allah SWT. Tapi kita tetap harus berdo'a seraya berharap diberi Nikmat dengan Diturunkannya Hujan sebagai berkah bagi seluruh umat khusus warga Kota Makassar," katanya.

Salat Istisqa dihadiri oseluruh Direksi dan Pegawai PDAM Kota Maksassar ini, bertujuan untuk memohon Ridha kepada Allah SWT, kiranya kemarau yang panjang ini dapat segera turun hujan, mengingat bendung dan aliran sungai di Lekopancing sudah sangat kering, sehingga 9 kecamatan di Kota Makassar ini mengeluh kesulitan mendapatkan supply air bersih oleh karena air baku yang sangat terbatas.

Direktur Umum PDAM Kota Makassar, Arifuddin Hamarung menambahkan, kemarau ini jangan dikatakan bencana, tapi ujian bagi umat manusia agar senantiasa mengingat kepada Allah SWT.

"Dqn menghindari perbuatan keji agar kita semua terhindar dari bencana serta diberi kemuliaan dengan Nikmat yang tidak terhingga nilainya," katanya.

Sebagaimana informasi, Hujan sudah mulai turun dibeberapa daerah termasuk Maros, Pangkep dan Gowa, Minggu (14/10/2018). Ini menandakan musim hujan akan segera tiba.

"Walaupun intensitasnya belum banyak tapi ini merupakan pertanda yang baik. Apabila curah hujan sudah merata, maka Bendungan dan aliran sungai kita sudah bertambah debit airnya yang sudah barang tentu Produksi dan Distribusi air kita ke Pelanggan akan lebih dimaksimalkan," katanya melalui rilis humas PDAM. (*)

Penulis: Muhammad Fadhly Ali
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved