Hibur Anak Pengungsi Palu, Bhayangkari Brimob Sulsel Bawa Odong-odong dan Costplay

Setidaknya ada sekitar 500-an total pengungsi, sekitar 120-an diantaranya adalah anak-anak usia balita, hingga 12 tahun.

Hibur Anak Pengungsi Palu, Bhayangkari Brimob Sulsel Bawa Odong-odong dan Costplay - bhayangkara_polda_sulsel_20181015_183952.jpg
dok-brimob_sulsel
HIBUR PENGUNGSI - Pengurus Bhayangkari Satuan Brimob Polda Sulsel dan para pajabat utama Sat Brimobda Polda Sulsel berfoto bersama Anak-anak pengungsi korban hempa Palu, Donggala, Sigi di Kamp Pengungsi Asrama Haji Makassar, Senin (15/10/2018). Mereka menghibur para pengungsi untuk membangkitkan semangat hidup pasca gemma.
Hibur Anak Pengungsi Palu, Bhayangkari Brimob Sulsel Bawa Odong-odong dan Costplay - bhayangkari_brimob_polda_sulsel_20181015_184159.jpg
dok-brimob-polda
HIBUR PENGUNGSI - Pengurus Bhayangkari Satuan Brimob Polda Sulsel dan para pajabat utama Sat Brimobda Polda Sulsel berfoto bersama Anak-anak pengungsi korban hempa Palu, Donggala, Sigi di Kamp Pengungsi Asrama Haji Makassar, Senin (15/10/2018). Mereka menghibur para pengungsi untuk membangkitkan semangat hidup pasca gemma.
Hibur Anak Pengungsi Palu, Bhayangkari Brimob Sulsel Bawa Odong-odong dan Costplay - brimob-polda-sulsel1_20181015_184320.jpg
dok-brimob-polda
HIBUR PENGUNGSI - Kaden A Brimob Polda Sulsel AKBP Darminto dan Pengurus Bhayangkari Satuan Brimob Polda Sulsel dan para pajabat utama Sat Brimobda Polda Sulsel berfoto bersama Anak-anak pengungsi korban hempa Palu, Donggala, Sigi di Kamp Pengungsi Asrama Haji Makassar, Senin (15/10/2018). Mereka menghibur para pengungsi untuk membangkitkan semangat hidup pasca gemma.

MAKASSAR, TRIBUN - Oraganisasi istri anggota Brigade Mobil (Brimob) Polda Sulsel, Senin (15/10/2018) pagi, kembali menggelar aksi kemanusiaan untuk korban bencana alam di Sulawesi Tengah.

Sekitar 15 istri pejabat utama Brimob Polda Sulsel, mendatangkan 3 unit mobil odong-odong, dua pemeran costplay robot Transformer dan Captain Amerika, serta badut ke kamp pengungsi korban Bencana Gempa, Tsunami dan Likuifaksi Sulteng di Asrama Haji Sudiang Makassar.

Asrama Haji di sisi barat Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar adalah penampungan korban gempa terbesar di Makassar, sejak gempa Jumat (28/9/2018) lalu.

HIBUR PENGUNGSI - Pengurus Bhayangkari Satuan Brimob Polda Sulsel dan para pajabat utama Sat Brimobda Polda Sulsel berfoto bersama Anak-anak pengungsi korban hempa Palu, Donggala, Sigi di Kamp Pengungsi Asrama Haji Makassar, Senin (15/10/2018). Mereka menghibur para pengungsi untuk membangkitkan semangat hidup pasca gemma.
HIBUR PENGUNGSI - Pengurus Bhayangkari Satuan Brimob Polda Sulsel dan para pajabat utama Sat Brimobda Polda Sulsel berfoto bersama Anak-anak pengungsi korban hempa Palu, Donggala, Sigi di Kamp Pengungsi Asrama Haji Makassar, Senin (15/10/2018). Mereka menghibur para pengungsi untuk membangkitkan semangat hidup pasca gemma. (dok-brimob_sulsel)

Setidaknya ada sekitar 500-an total pengungsi, sekitar 120-an diantaranya adalah anak-anak usia balita, hingga 12 tahun.

Ketua Bhayangkari Brimob Polda Sulsel Meydiana A Muhan menyebutkan inisiatif ini adalah upaya trauma healing, atau pemulihan kondisi psikologis para korban pengungsi untuk kembali bersemangat menjalani hidup normal.

“Kalau anak-anaknya bahagian, senang bisa bermain, Insyallah orangtuanya juga senang, masih bisa lihat harapan,” kata Nyonya Adeni yang juga istri Kasat Brimob Polda Sulsel Kombes Pol Adeni Muhan Dg Pabali ini.

Pekan lalu, istri para perwira satuan elite polisi level provinsi ini, juga menjenguk para korban bencana alam yang dirawat di RS Pendidikan Unhas, Tamalanrea. 

Baca: Kasat Brimob Jenguk 36 Pasien Korban Gempa Palu di Tamalanrea

Pejabat Brimob yang ikut ke Asrama Haji antara lain, Wakasat Brimob Polda Sulsel AKBP Katik, Kaden Gegana Brimob Polda Sulsel Kompol Saruna, Kaden A Brimob Polda Sulsel AKBP Draminto, dan empat komandan kompi Brimob Polda Sulsel.

Dalam rilis yang diterima Tribun, Kasat Brimob tak sempat bergabung dengan para pejabat utama Brimob dan ibu Bhayangkara ke kamp pengungsi. 

Dia ikut rapat khusus dengan Kapolda Sulsel Irjen Pol Umar Septono di Mapolda.

HIBUR PENGUNGSI - Pengurus Bhayangkari Satuan Brimob Polda Sulsel dan para pajabat utama Sat Brimobda Polda Sulsel berfoto bersama Anak-anak pengungsi korban hempa Palu, Donggala, Sigi di Kamp Pengungsi Asrama Haji Makassar, Senin (15/10/2018). Mereka menghibur para pengungsi untuk membangkitkan semangat hidup pasca gemma.
HIBUR PENGUNGSI - Pengurus Bhayangkari Satuan Brimob Polda Sulsel dan para pajabat utama Sat Brimobda Polda Sulsel berfoto bersama Anak-anak pengungsi korban hempa Palu, Donggala, Sigi di Kamp Pengungsi Asrama Haji Makassar, Senin (15/10/2018). Mereka menghibur para pengungsi untuk membangkitkan semangat hidup pasca gemma. (dok-brimob-polda)

Selasa (16/10/2018) esok, Kasat Brimob Polda Sulsel mendapat tugas operasi kemanusiaan ke Palu. 

Para pengusaha jasa ini pun mengaku ikut bangga bisa ikut menghibur mereka.

“Sejak jam satu malam, kami sudah bawa tiga odong-odong  ke asrama haji Sudiang, dari Banta-banteng,” kata Iwan (42), pemilik usaha jasa Odong-odong saat ditemui Asrama Haji Sudiang, Biringkanaya, Makassar, Senin (15/10/2018).

Iwan mengaku dapat order dari markas Brimob Polda Sulsel di Jl KS Tubun, Makassar, untuk menghibur sekitar seeratusan anak-anak pengungsi korban gempa dan tsunami Palu.

Ratusan anak pengungsi baik yang masih memiliki orangtua atau sudah yatim dan piatu, terlihat bergembira. 

Mobil modifikasi untuk aneka mainan bergerak ini, jadi obyek utama, Mereka dikerubuti anak-anak untuk melepas kesedihan.

Penulis: Darul Amri Lobubun
Editor: Thamzil Thahir
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved