Mensos Agus Sebut Indonesia Punya Banyak Pesepak Bola Berbakat

Asiana Cup merupakan turnamen tahunan yang diselenggarakan oleh Asiana Youth Soccer dalam rangka pembinaan sepak bola usia dini.

Mensos Agus Sebut Indonesia Punya Banyak Pesepak Bola Berbakat
HANDOVER
Menteri Sosial RI Agus Gumiwang Kartasasmita (AGK) menyempatkan diri untuk mengunjungi dan menyaksikan Turnamen Asiana Cup IV kelompok umur 10 tahun (U-10) di Lapangan Sepakbola Banteng, Jakarta Pusat, Sabtu (13/10/2018). 

Laporan wartawan Tribun Timur Ilham Mulyawan

TRIBUN TIMUR.COM MAKASSAR - Menteri Sosial RI Agus Gumiwang Kartasasmita (AGK) menyempatkan diri untuk mengunjungi dan menyaksikan Turnamen Asiana Cup IV kelompok umur 10 tahun (U-10) di Lapangan Sepakbola Banteng, Jakarta Pusat, Sabtu (13/10/2018).

"Turnamen berkala bagi usia dini sangat penting diadakan untuk melatih mental, termasuk fisik dan teknik, para peserta didik dari berbagai sekolah sepakbola (SSB)," ujarnya seperti dilansir dari rilis yang diterima awak Tribun.

Asiana Cup merupakan turnamen tahunan yang diselenggarakan oleh Asiana Youth Soccer dalam rangka pembinaan sepak bola usia dini.

Pada Asiana Cup IV tahun ini diundang 8 SSB terbaik dari berbagai Jakarta, Bandung, Tangerang, Semarang, Yogyakarta, Medan dan 1 SSB dari Malaysia.

Baca: Asian Para Games 2018, Mensos Agus: Selamat Bertanding Manusia-manusia Hebat

Tujuan kegiatan ini adalah mengajarkan dan mendidik anak-anak sejak awal mengerti bermain bola dengan baik dan benar, memupuk bibit pemain bola usia dini.

Mempersiapkan organisasi pembinaan bola sejak usia dini, serta mempersiapkan anak-anak sejak dini agar dapat terus menerus berlatih bola sampai usia 18 tahun.

Menurut AGK, prestasi yang berkelanjutan tidak dapat diperoleh secara instan. Pembinaan sepakbola sejak usia dini mutlak diperlukan jika Indonesia ingin menoreh prestasi di tingkat dunia.

"Saya yakin Indonesia memiliki banyak talenta-talenta pesebakbola yang kelak akan menjadi pemain profesional kelas dunia dengan adanya sistem pembinaan yang baik dan komprehensif," tuturnya optimistis.

Pemerintah, lanjutnya, perlu mengapresiasi, mendorong, dan bahkan memfasilitasi segala macam upaya dan kontribusi semua pihak terhadap pembinaan olah raga secara berkelanjutan di tengah masyarakat.

Turnamen digelar mulai 13--14 Oktober 2018.(*)

Penulis: Ilham Mulyawan
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved