VIDEO: 'Duel' Peresean Peserta Fam Trip PHRI Sulsel di Desa Sade Lombok NTB

Desa adat dan wisata ini didiami sekitar 150 Kepala Keluarga (KK) yang sebagian besar masih memiliki pertalian keluarga.

VIDEO: 'Duel' Peresean Peserta Fam Trip PHRI Sulsel di Desa Sade Lombok NTB
Aksi paresean dieragakan dua peserta fam trip Lombok PHRI Sulsel di Desa Sade, Lombok, NTB, Oktober 2018 

DESA Sade salah satu dusun di Desa Rambitan, Kecamatan Pujut, di Kabupaten Lombok Tengah. Lokasinya cukup dekat dari Bandara Internasional Lombok (BIL) yaitu sekitar 11 km saja dan hanya butuh waktu tempuh berkendara sekitar 15-20 menit.

Desa adat dan wisata ini didiami sekitar 150 Kepala Keluarga (KK) yang sebagian besar masih memiliki pertalian keluarga.

Aktivitas wisata yang bisa dilakukan selain menyaksikan bangunan unik dan kehidupan masyarakat suku sasak yaitu wisata belanja aneka produk kerajinan tenun dan aksesori lainnya yang dijajakan warga di rumah-rumah warga setempat.

Semua rumah atau bangunan di desa seluas 5,5 hektare ini memiliki ciri khas yang sama sebagai perkampungan warga asli suku sasak yaitu dinding dan tiang terbuat dari bambu serta atap dari alang-alang kering.

Baca: 2 Desa Wisata yang Aman dan Seru Dikunjungi di Lombok NTB

Selain itu, wisatawan yang datang bisa menyaksikan hiburan dari aksi dua pepadu (petarung) warga Suku Sasak melakukan duel atau “Peresean” yang bersenjatakan tongkat rotan (penjalin) dan perisai dari bahan kulit kerbau (ende) dengan iringan musik tradisional.

Aksi paresean ini bahkan ikut dicoba oleh dua peserta Fam Trip Lombok PHRI Sulsel yang dilakukan oleh Sekretaris PHRI Sulsel, Nasrullah Karim Sultan Dg Bali, versus Humas Semen Tonasa, Sukma Jaya.

Aksi keduanya pun memberikan hiburan bagi rombongan fam trip Asita Jawa Timur dan rombongan wisatawan dari Malaysia yang berkunjung ke Desa Sade, Rabu (10/10/2018).

Penasaran melihat aksinya peresean keduanya, tonton video dibawah ini:

Acara fam trip Lombok PHRI Sulsel memboyong perwakilan PT Passokorang, Andre Prasetyo Tanta, perwakilan Semen Tonasa, Sukma Jaya, Bosowa Berlian, Aslan Djeneru, Sekretaris PHRI Sulsel, Nasrullah Karim Sultan Dg Bali.

General Manager Hotel Dinasti Makassar, Zulkifli Nur, dan Direktur Operasional PT Ramedo Wisata Hotelindo, A Aridesa Pakki. 

Kegiatan itu dipimpin langsung Ketua PHRI Sulsel, Anggiat Sinaga, melakukan kunjungan ke Lombok dalam rangka program Kementerian Pariwisata RI memulihkan kondisi pariwisata Lombok, NYB, pasca bencana gempa Agustus 2018 lalu.(*)

Penulis: Ridwan Putra
Editor: Ridwan Putra
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help