Negara Ini Bahkan Harus Impor Narapidana untuk Mengisi Penjaranya yang Kosong

Algemeen Dagblad melaporkan bahwa sepertiga dari 13.500 tempat tidur penjara di Belanda terbengkalai sejak tahun 2017.

Negara Ini Bahkan Harus Impor Narapidana untuk Mengisi Penjaranya yang Kosong
ilustrasi

TRIBUN-TIMUR.COM - Jika di Indonesia, seluruh penjaranya mengalami kelebihan narapidana, lain halnya dengan yang terjadi di Belanda. Sejumlah penjara terancam ditutup karena kekurangan narapidana yang akan dibina.

Tahun ini, empat penjara terancam ditutup karena sedikitnya penjahat yang dimasukkan ke penjara.

Penurunan angka kriminal di Belanda mulai teasa sejak tahun 1980 lalu. Saking kurangnya narapidana di negara itu, Belanda bahkan harus mengimpor tahanan dari negara lain untuk mengisi penjara yang kosong melompong.

Hal ini membuat para pekerja penjara Belanda protes lantaran harus mengurus narapidana yang bukan warga negara Belanda, melainkan dari Norwegia dan Belgia.

Menurut surat kabar Belanda Algemeen Dagblad, empat penjara yang kemungkinan ditutup tahun ini adalah, penjara di Zoetermeer, Zeist, Almere dan Zwaag di Belanda Utara semuanya akan ditutup.

Algemeen Dagblad melaporkan bahwa sepertiga dari 13.500 tempat tidur penjara di Belanda terbengkalai sejak tahun 2017.

Selain di Belanda, negara Swedia juga dikenal sebagai negara yang sangat memanusiakan narapidananya.

Meski demikian, penduduk Swedia tetap tidak ingin masuk penjara. Data dari negara tersebut menyebutkan, dari tahun 2011 hingga 2012, penghuni penjara di negara itu menurun hingga 6 persen.

Akibat penurunan penghuni penjara ini, Swedia bahkan harus menutup lima penjaranya pada tahun 2013 lalu.(*/tribun-timur.com)

Editor: Muh. Irham
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help