Krisis Air Bersih, PDAM Maros Belum Temukan Solusi

Saat ini, debit air bendungan Lekopancing belum mampu menyuplai warga Maros. Padahal, aliran ke Makassar sudah diputus.

Krisis Air Bersih, PDAM Maros Belum Temukan Solusi
ansar/tribunmaros.com
Kondisi air bendungan Lekopancing, Tanralili yang mengarah ke pipa PDAM Maros. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Ansar Lempe

 TRIBUN TIMUR.COM, MAROS - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM), belum menemukan solusi untuk mengatasi krisis air bersih yang melanda Maros, akibat kemarau panjang.

Direktur PDAM Maros, Abdul Baddar mengatakan, Jumat (12/10/2018) saat ini pihaknya bersama tim ahli dari Makassar sementara mencari sumber air tanah, sebagai alternatif untuk mengatasi musim kemarau.

Beberapa pekan lalu, tim ahli bekerja untuk mencari sumber air tanah yang berada di dekat bendungan Lekopancing, Kecamatan Tanralili. Namum hingga sekarang belum ada hasilnya.

"Kami sementara mencari sumber air tanah. Semoga dua hari kedepan, tim ahli sudah mengeluarkan hasil pencarian. Kalau sudah ada, kita langsung melakukan pengeboran," katanya.

Saat ini, debit air bendungan Lekopancing belum mampu menyuplai warga Maros. Padahal, aliran ke Makassar sudah diputus. Bendungan Lekopancing, dibantu oleh IPA Dulang, untuk menyuplai.

Baddar berharap, tim ahli mendapat sumber air tanah. Jika tidak, PDAM tidak memiliki cara lain, untuk mengatasi krisis air bersih. PDAM akan pasrah menghadapi masalah tersebut.

"Kalau tidak ada sumber air ditemukan, kami tidak tahu mau bagaimana lagi. Sudah tidak ada cara lain, keculai pencarian sumber air tanah," katanya.

Maros akan mengalami krisis air total, jika tidak ada air bawah tanah hingga musim hujan.

Saat ini, sebagian warga Maros mengandalkan air bendungan Dulang dan Bantimurung.

Penulis: Ansar
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved