Cerita Gubernur Sumut Edy Rahmayadi Marahi Kepala Dinas Gegara Gagal ke Masjid Akibat Banjir

Ada momen ketika Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi merasakan sendiri jalanan Kota Medan

Cerita Gubernur Sumut Edy Rahmayadi Marahi Kepala Dinas Gegara Gagal ke Masjid Akibat Banjir
TRIBUNNEWS.COM
Letjen (Purn) Edy Rahmayadi 

TRIBUN-TIMUR.COM - Ada momen ketika Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi merasakan sendiri jalanan Kota Medan yang beberapa hari ini tergenang banjir.

Gara-gara genangan banjir setinggi mata kaki itu, Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi kesulitan menuju ke Masjid Agung Kota Medan untuk menunaikan ibadah salat, Selasa (9/10/2018).

Genangan air yang sempat bertahan selama beberapa hari itu membuat Edy Rahmayadi dan Wakil Gubernur Musa Rajeckshah tidak bisa menunaikan Salat Ashar di Masjid Agung.

Awalnya, lorong jalan yang menghubungkan Kantor Gubernur dengan Masjid Agung hanya digenangi air melebihi mata kaki. 

Baca: Persib Bandung Terancam Terlempar dari Jalur Juara Liga 1, Berikut Daftar Langkah Mario Gomez

Baca: Jadwal Live Streaming RCTI Timnas Indonesia Vs Yordania U-19 Jam 15:30 WIB, Uji Coba Terakhir

Baca: Persib Bandung Dijegal Jadi Juara Liga 1 2018 Pakai Sanksi Komdis PSSI? Beginilah Analisanya

Namun, ketika memasuki pekarangan Masjid Agung, tinggi air bertambah hingga sepaha orang dewasa.

Akibatnya, Edy dan Musa tidak dapat melewati genangan air menuju Masjid Agung. Keduanya yang mengenakan sendal jepit melipat celananya hingga sepaha lalu memantau kondisi genangan air. 

Edy pun memanggil Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) Cipta Karya dan Tata Ruang Pemprov Sumut, Lukmanul Hakim.

Kebetulan saat itu, Lukmanul Hakim baru saja menunaikan shalat di Masjid Agung.

Ia terlihat tergesa-gesa dengan kondisi celana yang terlipat hingga betis lalu menghadap Edy.

"Ini sudah menyengsarakan rakyat. Wajar enggak Anda saya tegur?" kata Edy.

Halaman
1234
Editor: Edi Sumardi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help