VIDEO: Tambang di Sungai Bila Disegel, Begini Penjelasan Kadis PRKP2LH Sidrap

Penutupan aktivitas tambang dilakukan sambil melakukan pemulihan kondisi lingkungan dan pembinaan kepada penambang.

Laporan Wartawan TribunSidrap.com, Amiruddin

TRIBUNSIDRAP.COM, PITU RIASE - Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman, Pertanahan dan Lingkungan Hidup (PRKP2LH) Kabupaten Sidrap menyegel usaha tambang di aliran Sungai Bila, Desa Botto dan Bila Riase, Kecamatan Pitu Riase, Sidrap, Sulawesi Selatan (Sulsel), Rabu (10/10/2018).

Empat usaha tambang yang disegel, yakni CV Egha, CV Bill Boy, CV Shinta Pratama, dan UD Ahmad.

Kepala Dinas PRKP2LH Sidrap, Hj Aryani mengatakan usaha tambang di aliran sungai tersebut disegel, pasca adanya surat Plt Bupati Sidrap, Dollah Mando yang memerintahkan penghentian sementara aktivitas tambang.

"Hasil investigasi kami telah melanggar karena telah berada di luar batas yang telah diberikan izin," kata Hj Aryani kepada TribunSidrap.com.

Selain itu, penutupan aktivitas tambang dilakukan sambil melakukan pemulihan kondisi lingkungan dan pembinaan kepada penambang.

"Pasca penutupan sementara ini, kami berharap ada pemulihan kondisi lingkungan yang telah ditambang," ujarnya.

Simak videonya:(*)

Penulis: Amiruddin
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help