Setahun Lumpuh, Warga Kampung Bone-bone Pangkep Ini Tak Pernah Dapat Bantuan Pemerintah

Papan penyangga rumah juga terasa goyang dan orang yang naik ke rumah itu harus berhati-hati.

Setahun Lumpuh, Warga Kampung Bone-bone Pangkep Ini Tak Pernah Dapat Bantuan Pemerintah
munjiyah/tribunpangkep.com
Warga kampung Bone-bone, Kelurahan Pabundukang, Kecamatan Pangkajene, Kabupaten Pangkep, Sulsel, Hasnia (40), sudah setahun mengalami kelumpuhan. 

TRIBUNPANGKEP.COM, PANGKAJENE - Warga kampung Bone-bone, Kelurahan Pabundukang, Kecamatan Pangkajene, Kabupaten Pangkep, Sulsel, Hasnia (40), sudah setahun mengalami kelumpuhan.

Selama setahun itu, dia tidak pernah mendapat bantuan beras untuk orang miskin (raskin) dan bantuan bedah rumah.

Ketika ditemui TribunPangkep.com, Kamis (11/10/2018) Hasnia sedang berada di balik jendela, dia duduk sambil mengelus-elus kakinya yang lumpuh.

Bekas piring makannya dari plastik masih nampak terlihat di samping kirinya.

Beberapa perabot seadanya juga tertata rapi di dapur yang jelas terlihat dari beranda depan.

Papan penyangga rumah juga terasa goyang dan orang yang naik ke rumah itu harus berhati-hati.

Di beranda depan, ada kendi dari tanah liat yang diisi air lengkap dengan timbanya.

Tak ada pelindung papan di balik kendi itu, jadi jelas terlihat dari tangga depan.

Hasniah mempersilakan TribunPangkep.com masuk ke dalam. Dia mulai berbicara, suaranya lirih. Dia mengaku tidak pernah mendapat bantuan dari pemerintah padahal jarak dari rumah ke kantor Lurah Pabundukang sekitar 1 km saja.

"Sudah setahun ini saya lumpuh, beginimi nak keadaanku. Seringji berobat biasa di rumah sakit tapi belum sembuh juga," kata Hasnia.

Hasniah menyebut, dia tinggal sendiri di rumah peninggalan orang tuanya yang sama sekali belum tersentuh bedah rumah.

"Belum pernahka dapat bantuan nak, selaluja di data tapi tidak pernah sampai bantuannya," ujarnya.

Soal makan sehari-hari, beruntunglah Hasniah mempunyai saudara disamping rumahnya. Disitulah dia diberi makan atau dia memasak sendiri jika kondisi badannya agak sehat.

"Ada saudara yang beri saya makanan, tapi saya kebanyakan juga masak sendiri beras bantuan dari saudara, karena beras raskin tidak ada saya dapat," jelasnya.

Dia berharap ada bantuan dari Pemkab Pangkep untuk raskin dan bedah rumah.

Penulis: Munjiyah Dirga Ghazali
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved