VIDEO ON DEMAND

Nelayan Maros Padamkan Kebakaran di Kapal Milik Kampus PIP Makassar

Peserta diklat tersebut merupakan nelayan yang bermukim di daerah pesisir Bontoa.

Laporan Wartawan Tribun Timur, Ansar Lempe

TRIBUN TIMUR.COM, MAROS - Sekira 200 warga Maros menjadi peserta diklat Pemberdayaan Masyarakat Nelayan dan Awak Kapal Tradisional di kampus Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Makassar, Kamis (11/10/2018).

Peserta diklat tersebut merupakan nelayan yang bermukim di daerah pesisir Bontoa. Mereka diajari materi dan praktik pemadaman kebakaran yang terjadi di kapal.

Ketua Kelas Diklat Maros, Rajaman mengatakan, setelah menerima materi dari pemateri andal, pihaknya diminta untuk mengenakan seragam khusus dan naik ke badan kapal.

Saat berada di kapal, pihak PIP Makassar menyalakan api. Peserta kemudian diminta untuk memadamkan api dengan trik atau cara yang telah diajarkannya.

"Kami lakukan pencegahan dan pemadaman kebakaran yang terjadi di atas kapal besi. Kapal itu, khusus dipakai latihan," katanya.

Para peserta juga dilatih berenang dan menyelamatkan diru dari atas kapal. Peserta harus meloncat dari ketinggian. Peserta menggunakan pelampung.

Nelayan mengaku senang menjadi peserta diklat tersebut. Nelayan sudah mendapat berbagai pengalaman cara menyelamatkan diri dan memadamkan api di atas kapal.

"Pengetahuan yang kami dapat sangat bermanfaat nantinya. Jika kami melaut, lalu terjadi kecelakaan, nelayan sudah bisa menyelamatkan diri. Tapi semoga itu tidak terjadi," katanya.

Nantinya, para peserta juga akan mensosialisasikan pengetahuannya kepada nelayan lainnya, yang tidak sempat menghadiri kegiatan tersebut.

Diklat tersebut digelar oleh Kementrian Perhubungan bekerjasama dengan PIP Makassar dan Dinas Perikanan Maros. (*)

Penulis: Ansar
Editor: Nurul Adha Islamiah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help