Gempa Palu

MUI Sulsel Serukan Warga Salat Gaib Untuk Korban Bencana Palu

Termasuk korban gempa bumi dan tsunami di Sulteng yang langsung terkubur di perumahan.

MUI Sulsel Serukan Warga Salat Gaib Untuk Korban Bencana Palu
TRIBUN TIMUR/FAHRIZAL SYAM
Sekretaris MUI Sulsel, Prof Muhammad Ghalib 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Hasim Arfah

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Sekretaris Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulawesi Selatan, Prof Dr M Ghalib MA mengungkapkan setiap umat Islam bisa melakukan Salat Gaib atas korban bencana di Kota Palu, Sigi, dan Donggala Sulawesi Tengah.

Termasuk korban gempa bumi dan tsunami di Sulteng yang langsung terkubur di perumahan.

"Itu bisa dan kita sudah minta kepada masjid-masjid untuk melaksanakan Salat Gaib," kata Prof Ghalib, Kamis (11/10/2018).

Baca: Ribuan Siswa SMA se-Sulsel Salat Gaib untuk Korban Gempa Palu

Baca: SMA 12 Bulukumba Salat Gaib dan Doa Bersama Untuk Korban Gempa Palu

Ia pun mengungkapkan, umat Islam kembali bisa melakukan pada saat setelah Salat Jumat.

"Ini adalah contoh kala Nabi mendengar Raja Najasyi (Raja di Eutophia) wafat dan sudah masuk Islam. Ia pun langsung Salat Gaib," katanya.

Guru Besar UIN Alauddin Makassar ini mengungkapkan, jenazah tak perlu ada pada saat Salat Gaib. "Cukup kita niatkan dan kita doakan untuk keselamatannya," katanya.(*)

Penulis: Muh. Hasim Arfah
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved