Lagi, Polres Bulukumba Tangkap Penyebar Informasi Hoax di Facebook

Karena tak memiliki ponsel android, MR kemudian meminjan ponsel rekannya berinisial SR lalu membuat status hoax juga.

Lagi, Polres Bulukumba Tangkap Penyebar Informasi Hoax di Facebook
FIRKI
MR (16), pemuda Desa Bontobaji, Kecamatan Kajang, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel), hanya bisa tertunduk malu saat diperiksa Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Polres Bulukumba, Kamis (11/10/2018). 

Laporan Wartawan TribunBulukumba.com, Firki Arisandi

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - MR (16), pemuda Desa Bontobaji, Kecamatan Kajang, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel), hanya bisa tertunduk malu saat diperiksa Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Polres Bulukumba, Kamis (11/10/2018).

Ia hanya sesekali menoleh kebelakang, melihat aktivitas wartawan yang mengabadikan gambarnya.

Penangkapan MR berawal ketika informasi hoax yang diunggahnya di media sosial (Medsos) facebook, meresahkan warga.

"Iya Allah mudah-mudahan gempaki Kajang dan lain-lain, dan diiringi tsunami. #matematennu mange," tulis MR, Senin (1/10/2018).

Karena dianggap meresahkan, Kanit Tipidter Bripka Ahmad Fatir kemudian berkoordinasi dengan beberapa pihak, termasuk kepada Kepala Desa Bontobaji Ahmad Aswal.

MR bahkan sempat bermalam di rumah Ahmad Aswal, setelah berhasil diamankan, Rabu (10/10/2018) malam.

Ia baru diserahkan ke pihak Tipidter, Kamis (11/10/2018) pagi, dan diantar langsung oleh Ahmad Aswal yang didampingi Bhabinkamtibmas Desa Bontobaji Brigpol Sufriadi.

Saat ditanya alasannya, MR menjelaskan, bahwa unggahannya tersebut diawali akibat kesal karena telah menerima informasi hoax bahwa jembatan Raoa, di Desa Pantama, Kecamatan Kajang terputus.

Karena tak memiliki ponsel android, MR kemudian meminjan ponsel rekannya berinisial SR lalu membuat status hoax juga.

Halaman
12
Penulis: Firki Arisandi
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved