Kasat Reskrim Polres Enrekang Imbau Masyarakat Waspada Penipuan

Masyarakat Enrekang yang memiliki karakteristik yang sangat ramah, tentu dapat membuat pelaku penipuan mendapat kesempatan.

Kasat Reskrim Polres Enrekang Imbau Masyarakat Waspada Penipuan
m azis albar/tribunenrekang.com
Kasat Reskrim Polres Enrekang, AKP Muh Hatta 

Laporan Wartawan TribunEnrekang.com, Muh Azis Albar

TRIBUNENREKANG.COM, ENREKANG - Masyarakat Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan harus meningkatkan kewaspadaan terhadap kasus penipuan.

Pasalnya, dalam dua bulan terakhir September hingga Oktober 2018 Enrekang'>Polres Enrekang sudah menerima tiga laporan kasus penipuan.

Untuk itu, Kasat Reskrim Enrekang'>Polres Enrekang, AKP Muh Hatta, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaannya.

Apalagi, saat ini penipuan melalui online atau telephone kian marak terjadi di masyarakat.

"Kita minta masyarakat agar tak muda percaya kepada orang yang baru dikenal atau pun undian berhadiah yang tak jelas, termasuk saat belanja online," kata Muh Hatta kepada TribunEnrekang.com, Kamis (11/10/2018).

Baca: Sidang Lanjutan Kasus Penipuan Abu Tours, Pengunjung: Palukka Uang Jamaah

Baca: Dalam Dua Bulan, Polres Enrekang Sudah Tangani Tiga Kasus Penipuan

Dikatakan, masyarakat Enrekang yang memiliki karakteristik yang sangat ramah, tentu dapat membuat pelaku penipuan mendapat kesempatan.

Tak hanya penipuan lewat online, pelaku hipnotis juga harus mulai diwaspadai masyarakat Enrekang.

Sebab, beberapa hari yang lalu pihak Enrekang'>Polres Enrekang juga menerima laporan warga yang menjadi korban hipnotis.

"Kuta ingatkan ke masyarakat untuk tetap waspadai tindakan kriminal di sekitar kita, karena saat ini ada banyak pelaku penipuan dengan beragam cara dan metode," katanya.

Ia menambahkan, saat ini pihaknya juga telah menggencarkan sosialisasi dan himbauan kepada masyarakat melalui Bhabinkamtibmas.

"Kita juga ingatkan masyarakat kalau mau transfer dana agar harus dicek betul-betul kepada siapa bakal dikirim,kalau perlu lebih baik lapor polisi untuk dikawal," tuturnya.(*)

Penulis: Muh. Asiz Albar
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help