Grup WhatsApp Siswa SMP Terbongkar, Isinya Video Pornografi, Ajakan Tawuran, Berbuat Asusila

"Mereka ini kan mengirimkan gambar-gambar porno saja, tapi ini namanya anak dibawah umur tetap saja tidak boleh," katanya.

Grup WhatsApp Siswa SMP Terbongkar, Isinya Video Pornografi, Ajakan Tawuran, Berbuat Asusila
KOMPAS.COM
Ilustrasi video panas yang tersebar melalui handphone. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Polres Metro Bekasi, Bekasi, Jawa Barat akan melakukan pembinaan terhadap sejumlah siswa SMP Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, yang masuk dalam grup WhatsApp (WA) 'All Stars'.

Grup itu berisikan video pornografi, ajakan tawuran, dan ajakan berbuat asusila.

"Itu sudah kita tangani, pendekatan kita bukan penegakkan hukum, tapi penindakan kita lebih banyak pada pembinaan," kata Kapolres Metro Bekasi, Kombes Candra Sukma Kumara, di Mapolrestro Bekasi, Kamis (11/10/2018).

"Kita bina anak-anak yang ada dalam grup. Termasuk anak-anak yang dikeluarkan dari sekolah," katanya lagi.

Baca: Gempa Bumi Hari Ini - Inilah Daerah Rawan Gempa Bumi di Indonesia, Daerah Anda Masuk? Cek

Baca: Najwa Shihab Pilih Perlihatkan Rumahnya, Siapa Sangka Beginilah Dalam dan Luarnya

Baca: Gempa Bumi Hari Ini - 7 Sebab Indonesia Rawan Diguncang, Nomor 1 Ada di Kawasan Cincin Api

Baca: Terungkap, Tinggi Tsunami di Palu Ternyata Mencapai Hingga 11,3 Meter

Candra mengatakan, pihaknya tidak menindak secara pidana karena anggota grup All Stars masih di bawah umur.

"(Dijerat UU ITE), tidak bisa, seperti yang digambarkan ada transaksi prostitusi tidak ada. Hanya share-share gambar tidak senonoh," katanya.

"Tidak ada niatan ke arah sana. Mereka ini kan mengirimkan gambar-gambar porno saja, tapi ini namanya anak dibawah umur tetap saja tidak boleh," katanya.

Dia mengungkapkan, pihaknya khususnya Polisi Bina Masyarakat (Binmaspol) langsung melakukan sosialisasi kepada pihak sekolah maupun orangtua siswa terkait kasus tersebut.

"Saya sama Binmas langsung sosialisasi, saya minta pihak sekolah seringlah rutin melakukan pengecekan konten hape siswanya, kita tidak larang anak-anak itu membawa HP, tapi yang kita larang adalah kontennya," kata Candra.

"Orangtua ini juga harus tingkatkan pengawasannya. Lihat dan cek hape anaknya, buka website apa atau isi WA-nya apa," ujarnya.

Baca: Ratna Sarumpaet Menangis dan Minta Bertemu Prabowo Subianto, Kok Bisa?

Baca: Istri Indro Warkop Meninggal Dunia, Baca Curhat Anaknya yang Begitu Menyayat Hati

Baca: Nissa Sabyan Naik Ojek Online Jadi Sorotan, Coba Perhatikan Gayanya, Amat Berbahaya

Baca: Coblos Jokowi-Maruf atau Prabowo-Sandiaga? Begini Cara Cek Nama Anda di DPT Pemilu 2019

Halaman
12
Editor: Edi Sumardi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help