Warga Jl Latanto Puang Buttu Enrekang Desak Pengerjaan Galian Pipa PDAM Dirampungkan

Proyek pengerjaan tersebut telah berlangsung selama dua pekan dan telah memasuki pemasukan pipa pada galian.

Warga Jl Latanto Puang Buttu Enrekang Desak Pengerjaan Galian Pipa PDAM Dirampungkan
m aziz albar/tribunenrekang.com
Pengerjaan galian pipa PDAM Tirta Maspul di Jl Latanro Puang Buttu, Kelurahan Galonta, Kecamatan Enrekang, Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan. 

Laporan Wartawan TribunEnrekang.com, Muh Azis Albar

TRIBUNENREKANG.COM, ENREKANG - Saat ini sedang dilakukan pengerjaan galian pipa PDAM Tirta Maspul di Jl Latanro Puang Buttu, Kelurahan Galonta, Kecamatan Enrekang, Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan.

Proyek pengerjaan tersebut telah berlangsung selama dua pekan dan telah memasuki pemasukan pipa pada galian.

Untuk itu, warga sekitar Jl Latanro Puang Buttu mendesak pelaksana proyek untuk mempercepat pengerjaannya. Pasalnya, galian Pipa PDAM di jalan tersebut halaman depan melewati rumah warga.

Sementara tanah hasil galian masih berceceram di bahu jalan, sehingga dikhawatirkan dapat membahayakan pengguna jalan yang melintas ketika musim hujan tiba.

Baca: Jembatan di Kalampeto Makassar Rubuh, Armada Truk PDAM Terjebak

Baca: PDAM Makassar Kirim 15 Staf Teknik ke Palu, Bantu Perbaikan Instalasi Pipa

"Jadi kita minta pihak pelaksana pengerjaan agar mempercepat penyelesaian kerjaannya, sebelum musim hujan tiba, karena nanti tanah di bahu jalan bisa masuk ke dalam badan jalan dan membahayakan pengendara," kata salah satu warga, Ohe Syam kepada TribunEnrekang.com, Rabu (10/10/2018).

Selain, Ohe menjelaskan, pihaknya juga berharap agar setelah pekerjaan selesai, pelaksana proyek bisa kembali mengecor halaman rumah warga yang telah dibongkar.

Cuman kami mau pressur ke mereka agar setelah pekerjaannya selesai warga berharap agar dikembalikan seperti keadaan semula.

"Jadi intinya warga berharap agar kontraktornya bertanggung jawab, kami ingin supaya jalan atau jembatan masuk rumah warga yang mereka bongkar dibeton kembali seperti semula," tuturnya.(*)

Penulis: Muh. Asiz Albar
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help