Gempa Palu

TNI dan Polri di Sidrap Doakan Korban Gempa di Sulteng

AKBP Ade Indrawan mengajak peserta istighosah memahami bahwa sesungguhnya musibah itu datangnya dari Allah SWT.

TNI dan Polri di Sidrap Doakan Korban Gempa di Sulteng
amiruddin/tribunsidrap.com
Personel TNI dan Polri mengikuti istighosah, zikir dan doa bersama di Masjid Agung, Jl Jenderal Sudirman, Kecamatan Maritengngae, Sidrap, Sulawesi Selatan (Sulsel), Rabu (10/10/2018). 

Laporan Wartawan TribunSidrap.com, Amiruddin

TRIBUNSIDRAP.COM, MARITENGNGAE - Personel TNI dan Polri mengikuti istighosah, zikir, dan doa bersama di Masjid Agung, Jl Jenderal Sudirman, Kecamatan Maritengngae, Sidrap, Sulawesi Selatan (Sulsel), Rabu (10/10/2018).

Istighosah dihadiri Kapolres Sidrap AKBP Ade Indrawan, Kasdim 1420 Sidrap Mayor Inf Sudirman beserta sejumlah perwira dan personel TNI-Polri.

Tausiyah dalam acara tersebut dipimpin Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Sidrap, H Irman. Sedangkan doa dan dzikir dipimpin Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sidrap, KH Fathuddin Sukkara.

Kapolres Sidrap, AKBP Ade Indrawan mengajak peserta istighosah memahami bahwa sesungguhnya musibah itu datangnya dari Allah SWT.

Baca: Usai Pesta Adat, Warga Desa Bua Sinjai Gelar Zikir Bersama

Baca: Peduli Korban Gempa Sulteng, Pemkab Mamuju Zikir dan Doa Bersama di Sapota

"Sebagai makhluk ciptaan Allah SWT kita wajib menerima dan sabar dalam menghadapi cobaannya," ujarnya.

Mantan Wakapolres Martapura ini juga menyampaikan bahwasanya di balik suatu musibah perlu ada instrospeksi dan muhasabah diri masing-masing.

"Jangan mengeluh dan jangan menyalahkan Allah SWT, mari kita instrospeksi dan memperbaiki aqidah maupun akhlak serta kembali ke jalan Allah SWT," kataya.

Perwira dua bunga di pundak itu berharap, kepada para korban bencana diberikan kesabaran dan ketabaan dalam menghadapi cobaan ini.

Sekadar diketahui, gempa dan tsunami berkekuatan 7,4 skala richter melanda Kota Palu, Donggala, dan Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng), pada Jumat (28/9/2018).

Akibatnya sejumlah bangunan dikabarkan rusak parah, dan menelan ribuan korban jiwa. Hingga saat ini, pemerintah bersama relawan masih terus mencari korban yang belum ditemukan.(*)

Penulis: Amiruddin
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help