Tambangnya Disegel, Pengusaha Sidrap: Kembalikan Uang Saya Rp 200 Juta

Bahkan pemilik tambang beserta sejumlah pekerjanya tampak menenteng parang.

Tambangnya Disegel, Pengusaha Sidrap: Kembalikan Uang Saya Rp 200 Juta
amiruddin/tribunsidrap.com
Upaya Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman, Pertanahan dan Lingkungan Hidup (PRKP2LH) Sidrap menyegel tambang di aliran Sungai Bila, Desa Botto dan Bila Riase, Kecamatan Pitu Riase, Sidrap, Sulawesi Selatan (Sulsel), sempat mendapat protes dari pemilik tambang. 

Laporan Wartawan TribunSidrap.com, Amiruddin

TRIBUNSIDRAP.COM, PITU RIASE - Upaya Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman, Pertanahan dan Lingkungan Hidup (PRKP2LH) Sidrap menyegel tambang di aliran Sungai Bila, Desa Botto dan Bila Riase, Kecamatan Pitu Riase, Sulawesi Selatan (Sulsel), sempat mendapat protes dari pemilik tambang.

Bahkan pemilik tambang beserta sejumlah pekerjanya tampak menenteng parang.

Pemilik tambang diketahui bernama H Ucu, yang juga pemilik CV Ega.

"Kalau tambang ini mau ditutup, kembalikan uang saya Rp 200 juta yang dipakai mengurus izin," kata pemilik CV Ega, H Ucu, di hadapan tim yang hendak menyegel, Rabu (10/10/2018).

Baca: VIDEO: Tambang Sungai Bila Sidrap Disegel

H Ucu juga mendesak Pemkab Sidrap beserta pihak terkait berlaku adil, dalam menyegel tambang di Sungai Bila.

"Lahan ini telah saya beli, dan mempunyai izin untuk menambang. Tetapi kenapa mau disegel, ini tidak adil bagi saya," ujarnya.

Pantauan TribunSidrap.com, tim yang datang ke lokasi sekitar pukul 14.00 Wita, baru bisa menyegel tambang tersebut sekitar pukul 16.30 Wita.

Warga yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Peduli Sungai Bila (AMPSB) juga sempat mendatangi lokasi tambang yang disegel.

Petugas keamanan bersenjata lengkap dari Polres Sidrap dibackup personel Kodim 1420 Sidrap dan Satpol-PP menjaga ketat penyegelan tersebut.

Selain CV Ega, tim Dinas PRKP2LH Sidrap juga menyegel usaha tambang milik CV Shinta Pratama, CV Bill Boy, dan UD Ahmad.(*)

Penulis: Amiruddin
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help