Gempa Palu

Selama 10 Hari, 200 KK Korban Gempa di Sigi Hanya Makan Pisang

Sekitar 200 KK tersebut, hanya bisa makan hasil alam atau pisang selama 10 hari.

Selama 10 Hari, 200 KK Korban Gempa di Sigi Hanya Makan Pisang
handover
Sebanyak 200 Kepala Keluarga (KK) korban gempa dan tsunami di Desa Rogo Atas, Kecamatan Dolo Selatan, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng) telah tersentuh bantuan, Rabu (10/10/2018). 

Laporan Wartawan TribunSulbar.com, Nurhadi

TRIBUNSULBAR.COM, MAMUJU - Sebanyak 200 Kepala Keluarga (KK) korban gempa dan tsunami di Desa Rogo Atas, Kecamatan Dolo Selatan, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng) telah tersentuh bantuan, Rabu (10/10/2018).

Hal itu dilaporkan salah seorang warga Pasangkayu ke posko kemanusian yang dibangun Polda Sulawesi Barat di Kabupaten Donggala yang mengaku memiliki keluarga di desa tersebut.

Berdasarkan pengakuan pelapor, sekitar 200 KK tersebut, hanya bisa makan hasil alam atau pisang selama 10 hari.

"Ibu katanya mendapat telepon oleh keluarganya di Sigi bahwa bantuan tidak merata sampai ke dusun-dusun kecil, sehingga masyarakat disana untuk saat ini hanya bisa makan pisang hampir 10 hari," kata Kabid Humas Polda Sulbar, AKBP Mashura dalam keterangan persnya.

Baca: Husler-Irwan Salurkan Bantuan Korban Gempa di Sigi Sulteng

Baca: Pengungsi Korban Gempa Sulteng di Parepare Capai 1.545 Orang

Menyikapi laporan tersebut, Mashura mengatakan, petugas posko memberikan penjelasan saat ini bantuan logistik kemanusian terus disalurkan ke titik-titik gempa di Sulteng.

"Kami sudah melakukan konfirmasi ke pemerintah setempat, agar laporan ini di kroscek kebenarnya," ujarnya.

Mashura mengucapkan terima kasih atas informasi yang telah diberikan oleh para warga, sehingga penyaluran bantuan betul-betul merata ke pelosok desa yang terkena imbas gempa dan tsunami.(*)

Penulis: Nurhadi
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved