Polres Palopo Ringkus Pencuri di Malino

Saat diringkus, pelaku mencoba melakukan perlawanan, polisi melakukan tembakan peringatan namun tetap tidak dihiraukan.

Polres Palopo Ringkus Pencuri di Malino
handover
Polres Palopo meringkus Idris (54) di Jl Pakkato Malino, Kabupaten Gowa, Rabu (10/10/2018).

Laporan Wartawan TribunPalopo.com, Hamdan Soeharto

TRIBUNPALOPO.COM, WARA - Polres Palopo meringkus Idris (54) di Jl Pakkato Malino, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Rabu (10/10/2018).

Buruh bangunan itu diringkus lantaran telah mencuri uang warga Palopo Rp 60 juta. Kepada polisi Idris mengaku mencuri dengan cara membuntuti korban saat ingin menarik uang disebuah bank. Ia ditemani oleh dua orang teman yang berinisial AN dan SN yang saat ini masih dalam status DPO.

Usai menarik uang, korban menyimpan uang itu didalam bagasi motor. Saat motor diparkir dan korban lagi asik makan siang, palaku langsung mencungkil uang yang berada dibagasi motor itu.

Panit Reskrim Polsek Wara, Ipda Ahmad Akbar mengatakan, penangkapan pelaku dilakukan bekerja sama dengan Polda Sulawesi Selatan (Sulsel).

Baca: Mengaku Polisi Lalu Mencuri, Dua Pemuda Parepare Diringkus

Baca: Mencuri di Rumah Jaksa, Anjas Dibekuk Polres Sidrap di Rappang

Mulanya pelaku tertangkap kamera CCTV sedang berada di Malino. Polisi pun menuju ke Malino untuk melakukan penangkapan.

Saat diringkus, pelaku mencoba melakukan perlawanan, polisi melakukan tembakan peringatan namun tetap tidak dihiraukan oleh pelaku, akhirnya Polisi mengarahkan tembakan yang mengenai betis pelaku.

"Saat ini kami masih dalam perjalanan ke Polda untuk menjemput pelaku dan selanjutnya akan kami bawa ke Palopo," kata Ipda Ahmad Akbar.

Ahmad Akbar menambahkan, pelaku juga mengakui bahwa uang hasil curian tersebut dibagi tiga masing-masing mendapat Rp 20 juta.

Pihak juga berhasil mengamankan barang bukti helm KYT berwarna hitam yang digunakan saat menjalankan aksinya.

"Pelaku saat menjalankan aksinya terekam CCTV. Ada barang bukti helm yang digunakan saat menjalankan aksinya itu," tuturnya.(*)

Penulis: Hamdan Soeharto
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help