Penambang Minta Uangnya Dikembalikan, Kadis PRKP2LH Sidrap: Tunjuk Orang yang Terima

Tim yang datang ke lokasi sekitar pukul 14.00 Wita, baru bisa menyegel tambang tersebut sekitar pukul 16.30 Wita.

Penambang Minta Uangnya Dikembalikan, Kadis PRKP2LH Sidrap: Tunjuk Orang yang Terima
amiruddin/tribunsidrap.com
Penyegelan tambang di Sungai Bila Sidrap 

Laporan Wartawan TribunSidrap.com, Amiruddin

TRIBUNSIDRAP.COM, PITU RIASE - Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman, Pertanahan dan Lingkungan Hidup (PRKP2LH) Sidrap, Hj Aryani hadir langsung saat penyegelan empat usaha tambang di Sungai Bila, Kecamatan Pitu Riase, Sidrap, Sulawesi Selatan (Sulsel), Rabu (10/10/2018).

Empat usaha tambang yang disegel, yakni CV Ega, CV Shinta Pratama, CV Bill Boy, dan UD Ahmad.

Tim yang datang ke lokasi sekitar pukul 14.00 Wita, baru bisa menyegel tambang tersebut sekitar pukul 16.30 Wita.

Saat hendak menyegel, Aryani dan tim sempat mendapat protes keras dari salah seorang pemilik tambang.

Bahkan pemilik tambang tersebut, beserta sejumlah pekerjanya tampak menenteng parang.

Pemilik tambang diketahui bernama H Ucu, yang juga pemilik CV Ega.

"Kalau tambang ini mau ditutup, kembalikan uang saya Rp 200 juta yang dipakai mengurus izin," kata pemilik CV Ega, H Ucu di hadapan tim yang hendak menyegel.

H Ucu juga mendesak Pemkab Sidrap beserta pihak terkait berlaku adil, dalam menyegel tambang di Sungai Bila.

"Lahan ini telah saya beli, dan mempunyai izin untuk menambang. Tetapi kenapa mau disegel, ini tidak adil," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Amiruddin
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved