Makassar Jadi Tuan Rumah Pemilihan Koko dan Cici

Disepakati sekitar 1200 delegasi dari sembilan negara, termasuk utusan dari Tiongkok.

Makassar Jadi Tuan Rumah Pemilihan Koko dan Cici - konferensi-marga-tionghoa-asia-tenggara_20181010_140143.jpg
TRIBUN TIMUR/MUHAMMAD ABDIWAN
Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah menerima audiensi Pengurus Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Sulsel, di Kantor Gubernur Sulsel, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Rabu (10/10/2018). Kunjungan yang dipimpin Ketua Dewan Kehormatan PSMTI Sulsel Kuandy Jita, Ketua PSMTI Sulsel, Wilianto Tanta serta pengurus lainnya menyampaikan progres persiapan kegiatan Konferensi Ke-11 Marga Tionghoa Asia Tenggara 2021 yang akan berlangsung di Makassar.
Makassar Jadi Tuan Rumah Pemilihan Koko dan Cici - audiensi-psmti-sulsel1_20181010_140831.jpg
TRIBUN TIMUR/MUHAMMAD ABDIWAN
Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah menerima audiensi Pengurus Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Sulsel, di Kantor Gubernur Sulsel, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Rabu (10/10/2018). Kunjungan yang dipimpin Ketua Dewan Kehormatan PSMTI Sulsel Kuandy Jita, Ketua PSMTI Sulsel, Wilianto Tanta serta pengurus lainnya menyampaikan progres persiapan kegiatan Konferensi Ke-11 Marga Tionghoa Asia Tenggara 2021 yang akan berlangsung di Makassar.
Makassar Jadi Tuan Rumah Pemilihan Koko dan Cici - audiensi-psmti-sulsel2_20181010_141031.jpg
TRIBUN TIMUR/MUHAMMAD ABDIWAN
Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah menerima audiensi Pengurus Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Sulsel, di Kantor Gubernur Sulsel, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Rabu (10/10/2018). Kunjungan yang dipimpin Ketua Dewan Kehormatan PSMTI Sulsel Kuandy Jita, Ketua PSMTI Sulsel, Wilianto Tanta serta pengurus lainnya menyampaikan progres persiapan kegiatan Konferensi Ke-11 Marga Tionghoa Asia Tenggara 2021 yang akan berlangsung di Makassar.
Makassar Jadi Tuan Rumah Pemilihan Koko dan Cici - audiensi-psmti-sulsel3_20181010_141126.jpg
TRIBUN TIMUR/MUHAMMAD ABDIWAN
Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah menerima audiensi Pengurus Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Sulsel, di Kantor Gubernur Sulsel, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Rabu (10/10/2018). Kunjungan yang dipimpin Ketua Dewan Kehormatan PSMTI Sulsel Kuandy Jita, Ketua PSMTI Sulsel, Wilianto Tanta serta pengurus lainnya menyampaikan progres persiapan kegiatan Konferensi Ke-11 Marga Tionghoa Asia Tenggara 2021 yang akan berlangsung di Makassar.

Laporan wartawan Tribun Timur, Saldy

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Gubernur Sulsel, Prof HM Nurdin Abdullah menerima pengurus Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia Provinsi Sulsel di Ruang Kerja, Rabu (10/10/2018).

Mereka melaporkan terkait rencana pelaksanaan Konferensi Marga Tionghoa Asia Tenggara dan Pemilihan Koko-Cici Indonesia di Makassar.

Diketahui, ASEAN Chinese Clans Association (ACCA) di Manila, Philipina, menyetujui Kota Makassar, sebagai tuan rumah Konferensi ACCA tahun 2021 mendatang.

Persetujuan penunjukan ibu kota Provinsi Sulsel ini disepakati sekitar 1200 delegasi dari sembilan negara, termasuk utusan dari Tiongkok.

Baca: Ketua PSMTI; Makassar Laik Jadi Tuan Rumah Konferensi XI Marga Tionghoa ASEAN+China 2021

Penunjukan Kota Makasar sebagai tuan rumah Konferensi ACCA 2021, adalah kesempatan emas mempromosikan Makassar sebagai sentral pertumbuhan ekonomi di Indonesia Timur kepada investor dari ASEAN dan Tiongkok. Industri pariwisata, peluang investasi sangat terbuka lebar.

Baca: Kenakan Songkok Motif Batik Saat Upacara, Tokoh Tionghoa Bulukumba: Kita Satu, Indonesia!

Sementara, Prof Nurdin menyambut penyelenggaraan ini dan berharap segala sesuatunya dipersiapkan dengan baik.

"Kita membangun kebersamaan jadi ringan semuanya. Promosi terbaik itu adalah menciptakan kesan dan mereka bisa menikmati Makassar," ujarnya.

Ia juga menyampaikan agar penyelenggara mempromosikan objek-objek wisata yang ada. Jadi, yang datang bukan hanya peserta tetapi keluarga dari peserta juga bisa menikmati Makassar.

"Nanti Welcome Dinner di Rujab Gubernur saja," tuturnya.

Sementara, Ketua DPD PSMTI Sulsel, Willianto Tanta, mengatakan, delegasi konferensi tahunan ini mayoritas pengusaha, profesional, akademisi dan sebagian birokrat dan politisi dari negara-negara ASEAN, seperti Indonesia, Malaysia, Singapore, Vietnam, Kamboja, Filipina, Thailand dan dua tahun terakhir juga bergabung delegasi peninjau dari Tiongkok, Hongkong dan Taiwan.

"Konferensi ini bertujuan untuk pertukaran informasi di bidang perdagangan, pariwisata, bisnis, budaya dan lain-lain. Sehingga, setiap negara dapat mempromosikan kelebihan yang ada di negaranya," sebutnya.

Selain itu, pengurus juga melaporkan terkait rencana pemilihan Koko-Cici Indonesia Tahun 2020 di Makassar.

"Ini bertujuan menggali potensi pemuda - pemudi suku Tionghoa agar mampu berperan aktif dalam kegiatan positif yang memperkokoh Bhineka Tunggal lka dan menjadi duta pariwisata bagi Sulsel, serta hal-hal positif lainnya," tuturnya.

Diketahui, pada tahun 2018, Jason dan Fransiska K dinobatkan sebagai Koko dan Cici Sulsel. (*)

Penulis: Saldy
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved